SuaraPantura.com - Kim Jong Un dikabarkan usai melakukan hukuman eksekusi 7 warga negara Korea Utara.
Konyolnya, kesalahan warga negara yang dihukung itu adalah karena mereka ketahuan menonton video salah satunya adalah video KPop yang berasal dari negara tetangganya Korea Selatan.
Presiden Korea Utara itu seringkali menghukum orang yang menurutnya bersalah dengan cara cara yang aneh dan mengerikan
Dilansir dari Bantenraya.com dalam " Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Eksekusi 7 Warga Gara-gara Nonton KPop"
Ternyata bukan hanya ditujukan pada warga biasa, bahkan keluarganya pun tak luput dari hukuman hingga eksekusi yang diperintahkan olehnya.
Belakangan ini juga terdengar kabar bahwa Kim Jong Un telah mengeksekusi setidaknya 7 orang karena menonton video Korea Selatan, termasuk musik KPop.
Menurut laporan baru dari Transitional Justice Working Group, sebuah kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Seoul menyampaikan, bahwa setidaknya 7 orang dieksekusi di hadapan khalayak umum di Korea Utara.
Laporan itu mengatakan setidaknya ada 23 eksekusi publik di bawah pimpinan Kim Jong Un, yang berkuasa satu dekade lalu setelah kematian ayahnya, Kim Jong Il.
Kelompok hak asasi manusia itu juga melakukan wawancara kepada para pembelot Korea Utara.
Mereka yang diwawancarai menyatakan bahwa aturan tentang eksekusi publik dilakukan oleh 3 orang penembak yang akan melakukan penembakan sebanyak 9 kali pada tubuh orang yang akan di ekseskusi.
Bahkan keluarga dari korban yang dieksekusi pun seringkali dipaksa untuk melihat secara langsung prosesnya.
Hal ini dilakukan untuk memberikan pesan peringatan agar tidak melakukan pelanggaran.
Hal ini juga ditegaskan kembali oleh Kim Jong Un bahwa pemerintah Korea Utara telah mengesahkan undang-undang yang melarang warga untuk mendistribusikan media Korea Selatan, termasuk musik dan film.
Bulan lalu, Radio Free Asia juga melaporkan bahwa Korea Utara akan mengeksekusi seorang pria yang telah melakukan penyelundupan dan menjual film Squid Game yang sedang hits di Netflix
***
( Jermainne tirta dewa-bantenraya.com)