SuaraPantura.com - Dalam suatu hubungan, tentu suatu pasangat tak selalu baik-baik saja dan terlepas dari pertengkaran dan beda pendapat. Pertengkaran bahkan disebut bumbu dari suatu hubungan.
Nah bagi yang sudah lama memgarungi kehidupan berumah tangga, tentu mengalami yang namanya bercinta setelah bertengkar.
Ada sesuatu yang berbeda ketika kita bercinta saat setelah bertengkar dengan saat dalam kondisi normal, Bener nggak? Hihi...
Nah dalam sebuah studi yang kami dapatkan di Alodokter melaporkan bahwa bercinta setelah bertengkar dinilai lebih menggairahkan oleh beberapa pasangan. Meski mungkin lebih menyenangkan dan bisa mendekatkan kembali suami istri yang bertengkar, ada kalanya hal ini tidak baik untuk hubungan rumah tangga.
Alasan Umum Bercinta Setelah Bertengkar
Di bawah ini adalah beberapa alasan yang mungkin menjadi penyebab mengapa beberapa pasangan senang bercinta setelah bertengkar:
Pengalihan gairah
Alasan utama bercinta setelah bertengkar terasa menggairahkan adalah karena terjadi pengalihan gairah dari satu situasi ke situasi lain. Dalam hal ini, energi yang tersimpan dalam amarah saat bertengkar beralih menjadi gairah seksual yang juga perlu dilampiaskan.
Saling terpengaruh
Emosi yang dirasakan seseorang dapat memengaruhi emosi orang lain. Saat kamu melihat orang sedih dan menangis, kamu dapat berempati atau bahkan bersimpati dan ikut sedih. Begitu juga saat pasanganmu terangsang, kamu mungkin saja ikut terangsang, meskipun kamu baru saja bertengkar.
Rasa takut kehilangan pasangan
Emosi yang memuncak saat bertengkar dapat membuat salah satu atau kedua pihak merasa takut kehilangan. Rasa takut inilah yang kemudian memicu hasrat seksual untuk kembali menjalin kedekatan.
Jika dilihat dari sisi positifnya, bercinta setelah bertengkar dapat mempererat hubungan suami-istri. Aktivitas ini dapat memberi kesan bahwa pasangan bisa tetap bersama dan saling mencintai meski sempat mengalami pertengkaran.
***