SuaraPantura.com - Jagad media sosial masih hangat dengan beredarnya video 61 detik mirip Nagita Slavina.
Dalam video syur berdurasi 61 detik mirip Nagita Slavina itu, sosok diduga mirip Nagita Slavina tampak tak berbusana sedang melakukan adegan mesum.
Bersamaan dengan hebohnya video ini, Nagita Slavina dan Raffi Ahmad akhirnya buka suara.
Secara tegas, Nagita Slavina tentu saja membantah telah terlibat dalam video syur tersebut.
"Video disebar mengatasnamakan aku atau orang melihat mengasumsi aku gitu. Kita klarifikasi, bukan aku," kata Nagita Slavina.
Nagita Slavina juga mengaku selama hidupnya, dia tak pernah membuat video aneh, apalagi video syur.
"Aku yakin gak buat video aneh-aneh," ucap Nagita Slavina.
Bak menegaskan pengakuan sang istri, Raffi Ahmad juga membantah tudingan istrinya membuat video syur.
Ayah dua anak itu bahkan terlihat sangat emosi mendapati Nagita Slavina diterpa gosip miring.
"Aku jadi emosi kalau ada yang ganggu-ganggu kamu. Jadi, hati-hati ya kalian ya. Ingat! Raffi Ahmad tidak akan diam kalau istri dan anak-anaknya atau orang di sekelilingnya yang dia sayangi diganggu-ganggu," kata Raffi Ahmad dilansir dari Pikiran-rakyat " Tanggapi Video Syur Mirip Nagita Slavina, Amarah Raffi Ahmad Meledak-ledak, Kenapa?".
Sementara itu, menanggapi viralnya video syur 61 detik mirip Nagita Slavina, Pakar Telematika, Roy Suryo akhirnya melakukan analisis.
Dia tak menampik bila orang yang ada di dalam video itu memang mirip dengan Nagita Slavina.
"Saya katakan juga mirip ya, tapi banyak yang mengatakan ini rekayasa," ujar Roy Suryo.
Namun dari kacamata telematika, Roy Suryo jelas menemukan bila video tersebut bukanlah hasil rekayasa.
"Saya jelas katakan bukan rekayasa, jadi ini bukan video rekayasa. Ini video benar, benar memang ada orang seperti itu, dengan tato di bagian tubuhnya seperti itu," kata Roy Suryo.
Dia pun menuturkan perlu melakukan penyelidikan lebih dalam, untuk mengetahui siapa sebenarnya sosok yang disebut-sebut mirip dengan Nagita Slavina.
"Tapi apakah dia adalah Nagita Slavina? Nah itu biarkan kepolisian yang menyelidikinya," katanya.
***
(Vidia Elfa/PR)