SuaraPantura.com - Oki Setiana Dewi usai viral setelah video ceramahnya yang dianggap menormalkan KDRT tersebar di media sosial.
Masa lalu Oki Setiana Dewi ternya cukup mengejutkan.
Diceritakan dalam bukunya yang berjudul 'Melukis Pelangi', Oki kecil dulunya lebih suka mengenakan pakaian mini agar terlihat cantik.
"Saya waktu kecil suka mengenakan pakaian mini supaya terlihat cantik" ungkapnya.
Oki Setiana Dewi lantas melakukan transformasi dirinya saat kelas 2 SMA, tepatnya saat usianya 16 Tahun.
Oki Setiana Dewi mulai mengenakan Hijab meskipun banyak tantangan di lingkungannya saat itu.
Ustadzah Oki Setiana Dewi sendiri memulai karier sebagai pemeran utama dalam film Ketika Cinta Bertasbih pada tahun 2009.
Setelah sukses dalam peran film tersebut, Ia kemudian menjadi penceramah di Islam itu Indah, Trans TV sejak 2014.
Oki menyelesaikan program doktoralnya di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Kini Oki menjadi pimpinan Yayasan Maskanul Huffadz dan pendakwah tak hanya di Indonesia, tapi juga negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.
Pada tahun 2010, berkat perannya di film Ketika Cinta bertasbih, dirinya memborong dua penghargaan sekaligus yakni Aktris Pendatang Baru Terbaik dan Aktris Pendatang Baru Terfavorit.
Tahun 2007, Oki menjadi mahasiswa Sastra Belanda, Universitas Indonesia. Ia terpilih menjadi Mahasiswa Baru Terbaik OKK Universitas Indonesia, serta Mahasiswa Baru terbaik di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB).
Selama kuliah Oki aktif dalam kegiatan BEM, Lembaga Dakwah Kampus Salam UI, Lembaga Dakwah Kampus Fakultas FORMASI FIB UI dan tentu saja teater.
Kecintaannya pada seni peran, mengantarkannya mendapat penghargaan menjadi Aktris Wanita Terbaik pada Festival Petang Kreatif UI. Oki juga terpilih menjadi Mahasiswa Berprestasi Bidang Seni FIB UI.
Tahun 2008, Oki mengikuti audisi film Ketika Cinta Bertasbih dan terpilih menjadi tokoh utama dalam film tersebut.
Setelah lulus S1, Oki sempat belajar dan tinggal di Rumah Quran Darut Tarbiyah Depok untuk menghafalkan Al Quran, dan belajar bahasa Arab sebagai mustami’ selama 1 bulan di lembaga bahasa Universitas Umm al-Qura Mekkah.
Tahun 2012, Oki melanjutkan pendidikan S2 nya di Universitas Negeri Jakarta dengan jurusan Pendidikan Anak Usia Dini, dan 2016 melanjutkan program doktor di 2 tempat sekaligus yaitu Program Doktor Kajian Islam jurusan Dakwah dan Komunikasi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Program Doktor Pendidikan Berbasis Quran di Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran Jakarta (2016).
Sejak tahun 2011, Oki mulai rutin menulis buku, hingga mengantarkannya menjadi salah satu pembicara di Program Islam Itu Indah Trans TV setiap hari sejak 2014.
Saat ini Oki menjadi pimpinan atas Yayasan Maskanul Huffadz yang berpusat di Bintaro, Tangerang Selatan, yang didirikan di tahun 2016.
Bersama para sahabatnya, Oki fokus mengurusi anak-anak Indonesia yang di tempatkan di 8 cabang Maskanul Huffadz yang memberikan beasiswa penuh selama 1 tahun untuk menghafalkan Al Quran dan kembali mengajarkannya ke seluruh penjuru Indonesia.
***