Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Jangan Ngaku Anak Senja Kalau Belum Dengarkan 6 Lagu ini!

Andri Susanto•
Gaya Hidup

SuaraPantura.com - Pernah dengar istilah Anak Senja? Anak Senja di era milenial seperti saat ini tentunya sudah tidak asing di telinga.

Anak Senja biasanya disematkan kepada orang-orang yang menikmati tenggelamnya matahari ditemani dengan secangkir kopi beserta lagu sendu.

Ternyata istilah Anak Senja merupakan lanjutan dari era musik independent atau indie labels yang lebih sering disebut dengan 'Indie'.

Senja tidak hanya diartikan sebagai peristiwa tenggelamnya matahari yang menunjukkan peralihan sore menuju malam, tetapi lebih luas dari itu maknanya.

Biasanya orang-orang yang tertarik dengan aliran musik indie menyukai lagu-lagu folk, akustik, lirik puitis, dan memiliki penuansaan senja dalam lirik-liriknya.

Bahkan banyak musisi Indonesia yang menggunakan kata senja dalam judul maupun lirik lagu mereka, mulai dari “Senja di Jakarta” oleh Banda Neira, “Diskusi Senja” oleh Fourtwnty, dan “Nona Senja” oleh Fiersa Besari.

Tidak sebatas pada judul dan lirik lagu, beberapa musisi menyelipkan kata senja sebagai nama panggungnya, seperti pada Senar Senja dan juga Dialog Senja.

Berikut beberapa lagu andalan Anak Senja.

1. Nadin Amizah - Bertaut
Nadin Amizah merupakan penyanyi dengan segudang kata-kata puitis, tidak hanya tersirat dalam lagu-lagunya saja, Nadin seringkali mengabadikan momen dirinya di akun sosial media dengan kalimat yang sangat menyentuh hati.

Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla
Baca Juga · Gaya Hidup
Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla

Maka dari itu tidak heran jika lagu-lagunya pun dipenuhi dengan kalimat puitis yang menjadi ciri khas dari anak senja.

Dalam penggalan lagu Nadin yang berjudul Bertaut, Nadin mampu menyihir pendengar dengan memberikan makna dalam di lagu tersebut.

Keras kepalaku sama denganmu
Caraku marah, caraku tersenyum
Seperti detak jantung yang bertaut
Nyawaku nyala karena denganmui

Menjelaskan mengenai ikatan batin dan kasih sayang yang amat erat antara ibu dan anak sampai maut memisahkan.

2. Kukira Kau Rumah - Amigdala
Sempat menjadi perbincangan karena dijadikan salah satu soundtrack sekaligus judul film terbaru garapan Umay Shahab.

Diiringi dengan alunan musik akustik dan merdu, lagu Kukira Kau Rumah mengisahkan tentang seseorang datang ketika dirinya sedang rapuh dan pergi ketika dirinya sedang sayang-sayangnya.

Lagu ini sangat cocok jika didengarkan ketika kondisi tidak mood atau tidak ingin melakukan aktifitas apapun.

3. Fourtwnty - Zona Nyaman
Melalui lagu Zona Nyaman, Fourtwnty mengajak para pendengarnya untuk mencoba mengejar passion mereka dan keluar dari zona nyaman.

Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned
Baca Juga · Gaya Hidup
Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned

Lagu Zona Nyaman menjadi sebuah lagu yang menggambarkan realita zaman sekarang. Liriknya yang sederhana namun memiliki makna dalam membuat lagu ini mudah diingat dan disukai banyak orang.

Selain itu juga banyak anak senja yang mengaku bahwa dirinya seringkali terjebak di dalam zona nyaman, hal tersebut pula yang membuat mereka merasakan feel dari lagu tersebut dan memasukkan ke dalam playlist andalan mereka.

4. Payung Teduh - Untuk Perempuan yang Sedang di Pelukan

Tak terasa gelap pun jatuh
Di ujung malam menuju pagi yang dingin
Hanya ada sedikit bintang malam ini
Mungkin karena kau sedang cantik-cantiknya

Lagu ini menceritakan tentang seorang lelaki dan perempuan pujaannya yang sedang memadu kasih. Di suatu malam yang gelap dan sunyi, sang perempuan pujaan jatuh ke dalam pelukan kekasihnya.

Setelah berhasil dengan lagu Akad, Payung Teduh berhasil menciptakan lagu Untuk Perempuan yang Sedang di Pelukan. Lagu ini masuk dalam kategori lagu paling romantis.

Melihat makna dari setiap kata yang tertera di dalam lirik lagu, ditambah lagi penggambaran suasana, dan alunan musik yang indah membuat lagu ini sangat cocok dikaitkan dengan anak senja yang menyukai hal-hal romantis.

5. Banda Neira - Sampai Jadi Debu
Lagu Sampai Jadi Debu menjadi lagu romantis yang mengisahkan sebuah cerita dengan perpaduan antara perlawanan dan kesetiaan. Pada awal lagu kita akan dimanjakan dengan alunan gitar akustik dan piano yang begitu menenangkan.

Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan
Baca Juga · Gaya Hidup
Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan

Walaupun memakan waktu yang cukup lama, namun alunan musik tersebut dapat menyihir para pendengarnya.

Mendua
Selamanya
Sampai kita tua
Sampai jadi debu
Ku di liang yang satu
Ku di sebelahmu

Banda Neira juga dengan begitu jelas menuliskan lirik yang membuat para pendengarnya mengingat dan memegang teguh kesetiaan tanpa ingin tahu bagaimana rasanya.

6. Kunto Aji - Rehat
Apakah kamu merasa sudah capek dengan kehidupan? Masalah yang datang silih berganti atau mungkin akhir-akhir ini kamu merasa nggak bersemangat saat menjalani hidup?

Lagu Rehat dari Kunto Aji mungkin dapat membuat kamu lebih tenang dan melupakan segala permasalahan dalam hidup.

Bagaimana menurut kalian para Anak Senja, apakah list lagu di atas cukup merepresentasikan apa yang kalian gambarkan ketika menikmati senja di sore hari?

Walaupun tidak seutuhnya menjadi Anak Senja, namun kita bisa beradaptasi dengan beberapa lagu yang digadang-gadang dijadikan sebagai playlist andalan Anak Senja.

Pasti ada juga di antara kalian yang bukan Anak Senja tapi suka juga dengan lagu-lagu di atas.*** (PNZ)

Tags:
#kopi#indie#lagu sendu#anak senja
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…