SuaraPantura.com – Berikut spoiler detail dari Manga One Piece chapter 1041.
Jalan cerita yang masih misterius membuat Manga One Piece seru untuk diikuti.
Pasalnya serial ini masih eksis dan sudah lebih dari 20 tahun masih ini berjalan.
Echiro Odda sang maestro maha karya ini tak pernah kehabisan akal untuk membuat para pembaca penasaran.
Terlebih Manga chapter 1041 ini, momen tersebut dibuka dengan percakapan Momo yang mengatakan bisa berkomunikasi dengan Zunisha.
Mendengar hal itu Yamato terkejut sekaligus senang. Putra kaido ini mengatakan kalau momo sangat luar biasa, sekarang ia sudah bisa berkomunikasi dengan gajah.
Merespon pernyataan dari Yamato, putra Oden malah terlihat kebingungan.
Sebab terbesit dibenaknya mengenai dosa apa yang telah dilakukan Zunisha dimasa lalu.
Sementara itu Zunisha sendiri sedang bersebelahan dengan kapal perang pemerintahan dunia.
Ia berkata bahwa dirinya datang dan ingin bertarung bersama dengan Momo.
Yamato yang berada disamping putra sulung Kozuki Oden spontan berkata
Bahwa Kozuki Momonosuke memanglah penerus cita cita Oden untuk membawa negeri Wano membuka diri dengan negara lain.
Namun bukannya bersemangat, kakak dari Hiyori ini malah kebingungan.
Pasalnya ia telah membaca habis jurnal perjalanan dari ayahnya.
Ia pun menyadari kalau nyawa dirinya sangatlah penting.
Terlebih dalam pertarungan ini ia tidak boleh mati. Akan tetapi pada lembar terakhit catatan dari Shogun Oden.
Terlihat halamannya disobek, sehingga informasi mengenai perjalannya yang terakhir masih menjadi misteri.
Diketahui perjalan Oden tersebut merupakan petualangannya menemukan pulau yang keberadaanya disembunyikan oleh pemerintahan dunia. Ia bersama dengan Gol D Roger berhasil sampai dan menemukan sesuatu yang disebut dengan One Piece.
Pentingnya informasi itu sengaja ditutupi oleh pemerintahan dunia. Sebab jika sampai terkuak, keseimbangan pemerintahan dunia bisa goyah.
Dilansir dari chanel Youtube Anime Nia oleh SuaraPantura.com , Disebutkan bahwa Kozuki Oden sendiri tidak memprediksi Wano akan dikuasai oleh penjahat.
Meski begitu, Momo merasa yakin ayahnya akan tetap membuka negerinya untuk disinggahi banyak orang. Berbeda dengan yang anaknya rasakan sekarang.
Momo malah pesimis dengan hal itu, terlebih setelah ia membaca jurnal catatan perjalanan ayahnya.
***