SuaraPantura.com - Beberapa waktu lalu beredar video yang menyatakan Paus Yohanes II pimpinan umat Katolik sedunia masuk Islam, berita ini sontak membuat gempar dunia.
Dalam veideo tersebut, Paus Yohanes II atau yang dikenal dengan nama Sri Paus memberikan pidatonya di Vatikan pada jam 17.00 kepada para jamaatnya.
Diberitakan pula karena mengagetkannya berita itu, sampai dikabarkan ada 16 orang jamaat yang harus dilarikan ke rumah sakit akibat serangan jantung mendadak dan hanya lima orang yang berhasil diselamatkan.
Berikut ini kutipan isi pidato dari Paus Yohanes II yang viral di dunia maya,
“Yang terhormat umatku yang ada alam kasih Tuhan. Hari ini yaitui hari minggu yang cerah, maksud saya berdiri di podium ini tidak lain yaitu untuk bikin pengumuman utama yang perlu saya umumkan ke semua penjuru dunia saat ini juga. Yang mana menurut saya, makin saya tutup-tutupi apa yang ingin saya kemukakan itu, malah bakal makin tak baik. Ini semua terkait pilihan jiwa serta hati nurani saya. Telah sepanjang beberapa puluh tahun kalian semuanya tahu kalau saya seorang pemeluk agama katholik yang ta’at, bahkan say yaitu seorang pemimpin umat katholik sedunia atau sekaligus sebagai wakil Tuhan di dunia ini, atau Ficarius Fili Dei. Saya mewakili masalah Allah untuk urusan dunia ini, memberi amnesti, abolisi serta grasi atas umat manusia yang berdosa dengan mandat seutuhnya dari Allah. Tetapi mulai saat ini saya tidak bisa berdusta lagi. Sebebnarnya mulai sejak beberapa puluh tahun lantas saya telah tidak yakini lagi kebenaran dari agama katholik ini. Lantaran semakin saya memahami al kitab, makin terang juga beberapa kekeliruan yang saya dapatkan dalam kitab ini. Jadi itu, saya berupaya membandingkannya dengan kitab-kitab suci yang lain. Dengan kitab injilnya Kristen Protestan, jadi makin rusak. Dengan kitab Wedha nya umat hindu Tuhannya ada juga tiga. Barulah setelah saya membaca Al-Qur’anul Karim, saya ketahui apa yang sampai saat ini saya mencarinya. Namun saat itu saya masih takut dengan ancaman yang mungkin saja saya terima bila saya nekat keluar dari agama Katholik. Tetapi saat ini saya berani memutuskan utama ini. Saya tiak takut lagi ancaman pembunuhan yang mungkin bakal selekasnya saya hadapi. Saya Cuma menginginkan hidup tenang, terlebuih jiwa spiritual saya. Saya begitu berharap supaya umat agama Kristen, Kristen apapun tidak baka membunuh saya Cuma lantara pilihan hidup pribadi saya ini. Saya telah tua, telah udzur. Bahkan badan saya telah bungkuk. Saya yakin Allah itu satu. Serta saya yakin Nabi Muhammad itu adalah itusannya. Asyhadualaa illaha illallah wa asyhadu anna muhammadan rasulullah... Saya mengetahui konsekuensi serta mungkin reaksi dari umat Kristen seluruh dunia bila saya lakukan pengumuman ini. Namun saya sangat terpaksa mengerjkannya, minimum untuk diri saya sendiri. Saya cemas bakal kehidupan saya di akhirat kelak apabila tetaplah dalam kekafiran..”
Setelah ditelusuri kebenaran berita tersebut, ternyata menurut keterangan yang disampaikan oleh Kominfo bahwa berita tersebut adalah tidak benar atau hoax semata.
Dalam keterangan tertulisnya Kominfo menyatakan bahwa berita tersebut pertama kali dimuat oleh turnbackhoax.id berjudul “Paus Yohanes II Masuk Islam”, pada artikel tersebut dijelaskan bahwa informasi yang menyebutkan Yohanes II masuk Islam adalah tidak benar, sebab ia telah meninggal dunia pada tahun 2005 silam. ***