Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Sastra dan Perempuan dalam Kesetaraan Gender

Andri Susanto•
Gaya Hidup

Oleh: Asyfa Suryani
Pegiat LPM Tanpa Titik IBN Tegal

SuaraPantura.com - Lagi dan lagi, perbincangan mengenai perempuan dan kesetaraan gender tak kunjung surut. Hal itu pun menjadi sorotan yang penuh perhatian di ranah publik.

Daya tarik maupun daya saing perempuan menjadi komponen yang masuk di berbagai bidang, baik hukum, agama, sosial, politik, budaya, maupun sastra.

Kita semua tahu bahwa dari zaman dahulu, perempuan didominasi oleh laki-laki. Hingga muncullah aktivis perempuan yang membela hak serta memerjuangkan kesetaraannya. Sampai saat ini kita tahu, gerakan dari aktivis itu dikenal dengan sebutan feminisme.

Gerakan feminisme ini ditujukan sebagai bentuk perlawanan dari budaya patriarki yang banyak berpengaruh buruk terhadap kaum perempuan.

Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla
Baca Juga · Gaya Hidup
Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla

Berbicara tentang sastra, banyak hal yang akhirnya menjadi intisari dari pokok bahasan "perempuan". Di berbagai karya tak jarang lagi dijumpai mengenai perempuan. Dari mulai pengarang karya, penentuan tokoh, sampai penuangan kreativitas lainnya.

Perempuan juga bermain dalam sastra, ia tidak hanya menuangkan sedikit karya. Tapi ia menuangkan dan mengolah cipta, rasa, dan karsa. Doa, bahagia, duka, lara, keringat, lelah, dan segala apa yang menyelimuti perempuan. Bagi perempuan etos dan semangat sastra tak akan runtuh, tetap ada dan tetap diolahnya menjadi karya.

Sudah banyak karya yang muncul dengan gagasan perempuan, isu perempuan, dan berkarya tentang perempuan.

Sastra dan perempuan, sudah ada dan berkembang sejak dulu. Mungkin kita bisa melihat di beberapa waktu, ada beberapa karya dengan gagasan perempuan.

Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned
Baca Juga · Gaya Hidup
Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned

Misalnya, kisah Siti Nurbaya. Di dalamnya mengisahkan dominasi laki-laki, dan adat istiadat orang tua. Bahkan si perempuan menjadi bahan jaminan pembayaran hutang dan pemuas nafsu belaka untuk seorang pria.

Kisah Siti Nurbaya ditulis oleh penulis pria, yang sebenarnya tidak begitu antusias dan membela gerakan feminisme. Namun, kisah itu bisa dijadikan sebagai saksi rentan waktu bahwa dominasi laki-laki terhadap perempuan benar adanya.

Selain itu, penulis ternama Pramoedya Ananta Toer juga banyak menulis dengan mengisahkan kehidupan perempuan. Misal dalam novelnya yang berjudul Larasati, atau Gadis Pantai yang mengisahkan perempuan tangguh dan pemberontak.

Budaya yang semakin modern akhirnya memunculkan warna baru bagi perempuan, seperti tangguh, kuat, cerdas, berani, dll. Meskipun, masih banyak ditemukan stigma mengenai perempuan. Seiring perkembangan zaman, penulis maupun pengkaji sastra juga banyak terlahir dari golongan perempuan.

Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan
Baca Juga · Gaya Hidup
Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan

Misal kita mengenal sosok Najwa Shihab, sosok jurnalis perempuan yang memiliki perangai pemberani dan cerdas. Beberapa sosok perempuan juga ada yang menjadi penulis ternama, misalnya Asma Nadia.

Perubahan zaman yang terjadi telah menggeser pula (ranah) perempuan dalam khazanah sastra. Sastra, kini, tidak hanya digulati oleh kaum laki-laki dengan ideologi patriarkinya, tetapi perempuan juga dapat mengekspresikan perlawanannya terhadap ketidakadilan gender dengan leluasa.

Dengan kemampuannya, perempuan dapat memanfaatkan sastra untuk menunjukkan kedigdayaan dan harga dirinya sebagai perempuan yang cemerlang.***.

Tags:
#perempuan#wanita#kesetaraan gender#sastra#najwa shihab#feminisme
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…