SuaraPantura.com - Kisah Dea Onlyfans yang ditangkap polisi karena diduga terlibat pada aktifitas pornografi di platform Onlyfans kini mengundang rasa penasaran warganet tentang apa itu platform aplikasi Onlyfans.
Dea OnlyFans merupakan seorang selebgram yang sering mengunggah foto-foto seksinya di platform bernama Onlyfans.
OnlyFans adalah aplikasi dewasa berlangganan asal Inggris.
Aplikasi ini merupakan platform sosial dan komunikasi yang memungkinkan penggunanya mengunggah foto atau video yang nantinya akan mendapatkan bayaran dari kontens tersebut.
Platform ini awalnya ditujukan untuk kreator yang ingin karyanya dinikmati secara eksklusif dan berbayar.
Namun akhir-akhir ini banyak konten seksual yang juga ikut diposting.
Platform OnlyFans lebih populer dikaitkan dengan konten dewasa, tetapi platform ini menampung berbagai konten, seperti musisi, kebugaran fisik, dan kegiatan lainnya.
Biasanya harga langganan sekitar $5 hingga $50 atau sekitar Rp71 ribu hingga Rp710 ribu.
Melansir dari Businees Insider pada Jumat 25 Maret 2022, klien atau pelanggan bisa memberikan tip. Subscriber yang baru join kurang dari 4 bulan bisa memberikan uang tip hingga Rp1,4 juta. Sedangkan mereka yang sudah lama bisa berdonasi hingga Rp2,8 juta.
Aplikasi ini menarik perhatian setelah para pekerja seks mulai menggunakan situs ini selama lockdown Covid-19 tahun 2020.
Situs OnlyFans digagas pertama kali oleh pebisnis bernama Timothy Christopher Stokely di mana perusahaannya berbasis di London.
Diketahui Timothy Christopher Stokely memang terkenal memiliki cerita panjang di dunia pornografi di mana ia mendirikan situs web GlamGirls dan berubah menjadi GlamWorship.com di tahun 2011 silam.
Pria yang lahir pada bulan Juli 1983 ini kemudian membuat situs web lainnya bernama Customs4U pada tahun 2013 yang berfokus pada penyediaan studio, namun tetap bekerja sama dengan industri film dewasa.
Ambisinya terhadap dunia pornografi akhirnya membuatnya mendirikan OnlyFans bersama dengan saudaranya, Thomas Stokely di tahun 2016 dengan uang pinjaman dari orang tuanya sebesar Rp197 juta.
Penawaran dalam situs OnlyFans terbilang menarik, karena hanya para pengguna yang berlangganan saja yang dapat mengakses konten yang diunggah dalam situs ini.
Para pengguna yang berlangganan di situs OnlyFans biasa disebut dengan julukan Fans. Sementara para penyedia konten umumnya membagikan kontent eksklusif yang hanya dapat diakses oleh pengguna yang berlangganan tersebut.
Kreator Konten yang mengunggah kontennya di situs OnlyFans akan mendapat imbalan berupa uang. Uang yang didapatkan berasal dari pembayaran para Fans yang menikmati dan berlangganan konten mereka.
Berikut informasi lain tentang Onlyfans :
Bahasa : Inggris
Didirikan : September 2016
Markas : London, Inggris
Negara asal :Britania Raya
Pemilik : Fenix International Limited
Pendiri : Tim Stokely
CEO :Tim Stokely
***