SuaraPantura.com – Doni Salmanan tengah menjalani kehidupan barunya di dalam penjara. Dinginnya jeruji besi menjadi kenyataan pahit yang harus diterima Doni, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan kali ini.
Berpisah dengan Dinan Fajrina, diusia pernikahan yang baru tiga bulan tentu tak pernah terbayangkan sebelumnya.
Perbuatannya dahulu yang menipu sejumlah orang, mesti dibayar dengan kurungan penjara dan pepisahan keluarga sekarang.
Meski kerap menengok, kehadiran Dinan Fajrina masih saja terasa jauh.
Sebab sepulang istrinya menjenguk, Doni Salmanan terpaksa kembali menunggu untuk bisa bertemu kembali. Ternyata harta dan kekayaan tak pernah bisa membeli sedikit waktu dikehidupan.
Terpaksa menjalani ibadah puasa didalam tahanan, kuasa hukum Doni Salmanan menyebut clientnya meminta disiapkan beberapa kebutuhan, mengingat Doni sendiri ingin fokus menunaikan ibadah dibulan suci Ramadhan.
Seperti yang chanel Youtube Intens Investigasi lansir, Sabtu, 2 April 2022 mengenai permintaan Doni selama didalam penjara.
“Mungkin menjelang bulan suci Ramadhan, rencana mas Doni pengen khatam Qur’an.” ujar Ikbar Fairuz.
Bulan suci Ramadhan nampak menjadi momentum Doni Salmanan lebih khusyuk beribadah saat didalam penjara, mengingat ia ingin dibawakan Alqur’an.
Sehingga kegelapan yang menyelimuti hati dan pikirannya bisa tercerahkan oleh saat melantunkan ayat suci dari tuhan.
Dinan Fajrina sendiri, disebut oleh kuasa hukum Doni yang akan datang membawakan Alquran untuk suaminya. Selain itu, Dinan juga diminta untuk membawakan makanan kesukaan dari Doni Salmanan untuk berbuka puasa.
“Ada beberapa makanan kesukaan mas Doni, yang kemaren dimintakan dan tolong dibawakan mba Dinan” kata Ikbar.
Diketahui Doni Salmanan terancam hukuman penjara selama 20 tahun. Tindak pidana penipuan yang menyeretnya membuat kini ia harus berpisah dengan istri dan keluarga.
Jauh dari Dinan Fajrina yang baru dinikahinya beberapa bulan lalu, menjadi konsekuensi logis atas perbuatannya merugikan banyak orang. Bergelimangnya harta pada akhirnya tidak selalu berbuah kebahagiaan.
***