SuaraPantura.com - Merasa lemas saat sedang berpuasa memang umum dirasakan oleh semua orang yang menjalankan ibadah puasa. Hal itu dikarenakan tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman lebih dari 12 jam.
Umumnya, puasa membuat orang mengasup lebih sedikit kalori secara teratur sehingga butuh usaha ekstra agar memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Kondisi tubuh yang kurang nutrisi dan mengalami dehidrasi ringan inilah yang memicu rasa lemas dan tidak berenergi terutama di siang dan sore hari.
Pada pagi hari, konsumsi karbohidrat saat sahur yang diolah menjadi gula bisa bertahan hingga beberapa jam setelah makan. Namun saat siang dan sore hari, tubuh mulai kehilangan energi sehingga merasa lemas.
Ahli Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) Aviria Ermamilia, S.Gz., M.Gizi.,RD. membagikan beberapa tips memilih makanan agar tidak mudah lemas saat berpuasa, diantaranya:
1. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang dan Lambat Dicerna
Dosen Departemen Gizi dan Kesehatan UGM Aviria Ermamilia menyarankan agar mengupayakan makan sahur mendekati waktu imsak dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, ada karbohidrat, protein, sayur dan buah.
Pilih lah makanan yang lambat dicerna, yaitu makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, dan oat.
"Karbohidrat kompleks memerlukan waktu yang lama untuk dicerna sehingga membantu menjaga rasa puas lebih lama," Ucap Aviria dikutip dari laman UGM 5 Maret 2022.
2. Konsumsi Protein dan Makanan Berserat
Selanjutnya Aviria mengatakan untuk terus mengonsumsi protein seperti kacang-kacangan, daging, dan ikan saat sahur dan konsumsi air putih dalam jumlah cukup. Di samping itu, konsumsi juga makanan kaya serat seperti sayur dan buah-buahan. Ia menjelaskan, makanan berserat punya manfaat yang baik bagi tubuh, terutama untuk kebugaran karena menahan udara dan memberikan rasa kenyang.
3. Batasi Makanan Tinggi Garam dan Pengawet
Aviria juga mengingatkan agar membatasi makan makanan yang tinggi garam dan pengawet. Sebab, makanan jenis ini punya intensitas rasa lebih kuat dan membuat cepat haus.
"Hindari makanan tinggi natrium atau garam dan awetan. Makan asupan garam yang terlalu tinggi menjadikan tubuh menarik cairan dari sel dan ini akan menyebabkan dehidrasi," terangnya.
4. Hindari Minuman Pemicu Buang Air Kecil
Lebih lanjut ia juga menyarankan untuk menghindari minuman pemicu buang air kecil atau efek diuretik agar tidak dehidrasi dan lemas saat beraktivitas. Contoh minuman dengan efek diuretik di antaranya yakni teh, kopi, dan minuman bersoda.
***