SuaraPantura.com – Elon Musk dikabarkan telah membeli saham media sosial Twitter Inc. Orang kaya di dunia itu menggelontorkan dana senilai 3 miliar dolar AS untuk mendapatkan posisi sebagai pemilik saham terbesar.
Sebanyak 9,2 persen saham Twitter Inc dimilikinya kini, namun yang menarik jadi pembahasan yakni pembelian tersebut dilakukannya setelah ia mencuitkan soal kebebasan berpendapat di media sosial.
Ia diketahui mengeluh dan mengkritik Twitter terkait sikap media sosial tersebut dalam mematuhi kebebasan berpendapat.
Selain itu, Elon Musk juga mengunggah polling kepada followersnya ‘apakah mereka percaya Twitter mematuhi prinsip kebebasan berbicara atau tidak’.
Dilansir dari akun IG @arahmedia.id Selasa, 5 April 2022 Elon Musk mendulang 70 persen tanggapan pengguna yang tidak percaya kalau Twitter mematuhi prinsip prinsip kebebasan berbicara.
“Kegagalan untuk mematuhi prinsip prinsip kebebasan berbicara secara fundamental merusak demokrasi. Apa yang harus dilakukan?” tulis Elon lewat akun Twitternya @elonmusk
Selanjutnya ia juga mengusulkan apakah dipandang perlu untuk membuat media sosial alternatif, sebab kebebasan berpendapat yang dibatasi bisa merusak demokrasi itu sendiri.
“Apakah platfrom media sosial baru dibutuhkan?” tulisnya.
Pentingnya merawat demokrasi membuat Elon Musk secara serius berkeinginan membuat platfrom media sosial alternatif.
Namun keinginannya tersebut tak juga terealisasi, ia kini kedapatan membeli saham Twitter dan menjadikannya sebagai pemilik saham terbesar.
Tak kurang dari dua pekan setelah Elon Musk mengkritik Twitter, ia langsung memborong saham dari media sosial tersebut. Selepas pembeliannya tersebut, santer jadi pembahasan kalau harga saham dari Twitter diprediksi akan mengalami kenaikan sebesar 27 persen.
***