SuaraPantura.com – Hubungan Fakarich dengan anak didiknya yakni Indra Kenz ternyata tak hanya soal berbagi ilmu trading.
Transaksi keuangan juga terungkap telah dilakukan oleh keduanya. Fakarich disebut menerima aliran uang sebanyak 1,9 miliar dari Indra Kenz.
Popularitas yang mereka bangun lewat kekayaan secara tidak halal tersebut, akhirnya membuahkan kenyataan tragis.
Kini keduanya telah sama ditetapkan sebagai tersangka.
Trading Binomo yang dilakukan pasangan guru dan murid tersebut menyeret keduanya berhadapan dengan keadilan hukum.
Dilansir dari akun IG @pikiranrakyat Kamis, 7 April 2022 diungkap oleh Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri kalau Fakarich telah menerima uang sebesar 1,9 miliar dari Indra Kenz.
“Tersangka menerima aliran dana dari rekening tersangka Indra Kenz dengan total sebesar Rp1.900.000.000,” ujar Brigjen Whisnu Hermawan.
Hasil pemeriksaan juga mengungkap soal asal usul tersangka terjun kedalam bisnis haram tersebut.
Awal mula Fakarich berkecimpung di dunia trading Binomo, bermula dari manajer Binomo yakni Brian Edgar Nababan.
Ajakan Brian yang kini juga berstatus tersangka, ditindak lanjuti secara serius oleh Fakar.
Selepas menjadi afiliator platfrom Binomo, Fakar Suhartami Pratama mulai mengembangkan bisnis haramnya itu.
Langkah awal yang diambilnya, yaitu dengan mendirikan PT. Fakar Edukasi Pratama.
Melalui PT tersebut, situs fakartrading.com dijadikan sebagai media untuk menghimpun banyak orang yang ingin belajar trading.
Dengan cara membuka kelas kursus serta grup berbayar. Sebagai mentor pelatihan trading binary option Binomo, Fakar berhasil mengajarkan ilmu tradingnya kepada 10.000 member lebih dari seluruh Indonesia.
Kepastian mendapat profit yang konsisten sebanyak 1 hingga 3 persen per hari, rupanya membuat banyak orang tergiur.
Apalagi Fakar mengklaim kalau profit itu bisa didapat secara mudah, tak peduli apakah peserta kursus masih pemula, profesional atau bahkan belum pernah trading sekalipun.
Dengan bantuan teknik trading ciptaannya, ia mencitrakan dirinya telah berhasil menghantarkan banyak anak didiknya sukses di dunia trading.
Apalagi kisah masalah finansial yang dialami Fakarich, menimbulkan kesan tersendiri bagi para pengunjung situs.
Ia menuliskan kalau dirinya sempat depresi, sebab uang yang dikumpulkan Fakar untuk memberangkatkan ibunya umroh mesti hilang dibawa kabur oleh orang kepercayaannya.
Namun trading mengubah segalanya, ia berhasil menghasilkan uang sebanyak 8 miliar hanya dalam waktu 3 tahun.
***