Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Waspada Jelang Mudik 2022, Ini 3 Tips Pertolongan Pertama Jika Terjadi Kecelakaan di Jalan

Novia Fuji Astuti•
Gaya Hidup

SuaraPantura.com - Keamanan dan keselamatan berkendara atau safety merupakan salah satu hal yang paling utama untuk diperhatikan menjelang musim mudik Lebaran.

Ada beberapa hal yang dapat diberikan sebagai pertolongan pertama, ketika hal terburuk seperti kecelakaan terjadi di jalan.

Sebagaimana dijelaskan dalam diskusi bersama Siloam Hospital Sentosa Bekasi, Polri dan Jasa Raharja dalam pelatihan dan praktik Penanganan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) bersama para Ojek Online (ojol) mengenai pertolongan pertama yang dapat dilakukan saat menolong korban kecelakaan. Sehingga kondisi pasien dapat pulih lebih cepat jika kegawatdaruratannya tertangani.

"Kondisi saat menerima korban Laka Lantas butuh penanganan yang tepat, jika tidak, akan berakibat fatal dan bahkan sampai kondisi terburuk yaitu kehilangan nyawa,” jelas Direktur Siloam Sentosa Bekasi dr. Kristianus Cahyono, MM, EMBA, kepada wartawan baru-baru ini.

Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla
Baca Juga · Gaya Hidup
Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla

dr. Alfa Januar Krista, Sp.OT, M.Kes, FICS, AIFO-K mengatakan, betapa pentingnya penanganan pertama kecelakaan yang dilakukan secara benar. Sehingga saat dibawa ke Rumah Sakit, akan membantu tenaga medis untuk melanjutkan penanganan dengan hasil yang maksimal.

"Jadi prioritas utama saat menangani korban kecelakaan adalah menyelamatkan nyawa, dengan melakukan pertolongan pertama dengan tepat dan melakukan proses transfer dari lokasi kejadian sampai ke rumah sakit harus dilakukan dengan cara yang benar agar tidak memperburuk atau bahkan memperparah kondisi pasien,” tutur Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi tersebut.

Langkah yang dapat ditempuh dalam pertolongan pertama, antara lain:

Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned
Baca Juga · Gaya Hidup
Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned

1. Waspada akan Nyeri
Menurutnya, cedera yang terjadi akan menimbulkan nyeri. Cedera bisa juga terjadi pada tulang, sendi dan jaringan lunak. Akibat dari cedera dapat mengakibatkan perubahan bentuk pada bagian tubuh korban (contohnya patah tulang), gangguan fungsi bahkan sampai dengan kehilangan nyawa maupun anggota tubuh.

2. Bantuan Hidup Dasar
Kepala Unit Gawat Darurat (UGD) Siloam Hospitals Sentosa Bekasi, dr. Fadityo memaparkan Bantuan Hidup Dasar ini pada prinsipnya adalah usaha yang dilakukan untuk mempertahankan kehidupan pada saat penderita mengalami keadaan yang mengancam jiwa.

Kerap ditemui saat kecelakaan terjadi, korban mengalami pingsan atau tidak sadarkan diri, bahkan sampai terjadi serangan jantung.

Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan
Baca Juga · Gaya Hidup
Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan

“Banyak pasien yang mengalami henti jantung tetapi tidak mendapatkan pertolongan pertama yang benar,” ungkapnya.

Ataupun kalau sampai di rumah sakit pun kondisi pasien sudah meninggal. Hal-hal tersebut biasanya terjadi karena kurangnya pengetahuan dalam menangani pasien yang terkena serangan jantung.

3. Segera Bawa ke Rumah Sakit Terdekat

Menurut data yang dihimpun Jasa Raharja, terdapat jam rawan kecelakaan yang tertinggi yaitu terjadi pada pukul 9-12 siang, dan antara jam 3-5 sore.

Dan jika Anda mengalami Laka atau sebagai pihak yang mengakibatkan Laka maka segera lakukan pengobatan dengan membawa ke rumah sakit agar dapat segera diberikan perawatan.
***

Tags:
#kecelakaan#pertolongan pertama#mudik 2022
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…