Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Keseruan Wisata Pasar Slumpring Cempaka Tegal, Lestarikan Jajanan Kuno yang Mulai Hilang

Desky Danuaji•
Gaya Hidup

SuaraPantura.com - Libur lebaran ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata. Salah satu tempat eisata yang recomended untuk dikunjungi adalah Pasar Slumpring Desa Cempaka Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal.

Pasar Slumpring merupakan Pasar Tradisional yang masih melestarikan jajanan kuno yang hampir punah.

Selain itu, ditempat ini juga menyediakan fasilitas wisata alam yang menawan.

Gerbang Pasar Slumpring
Gerbang Pasar Slumpring — Pasarslumpring/IG

Pasar yang dikelilingi rerimbun pohon bambu ini hanya buka tiap hari Minggu dari pukul 07.00 hingga 14.00 WIB.

Selain lokasi dan hari bukanya, keunikan pasar ini ada pada alat pembayaran yang digunakan untuk bertransaksi di dalam pasar.

Yakni menggunakan koin atau uang bambu. Namanya irad.

Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla
Baca Juga · Gaya Hidup
Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla

Untuk mendapatkan koin bambu, pengunjung harus menukarkan uang tunai atau non tunai di tempat penukaran yang sudah disediakan. Satu koin bambu nilainya Rp2.500.

Jajanan Tempo Dulu di Pasar Slumpring
Jajanan Tempo Dulu di Pasar Slumpring — Pasarslumpring/IG

Dengan koin bambu itulah, pengunjung bisa menikmati aneka kuliner tradisional murah meriah yang dijajakan di dalam Pasar Slumpring.

Kuliner-kuliner tersebut merupakan kuliner legendaris yang kini sudah jarang dijumpai, antara lain blendung, awul-awul, dan gethuk.

Selain sudah langka, kuliner yang dijajakan juga ada yang merupakan kuliner khas Tegal, seperti gemblong, rujak teplak, nasi ponggol, dan tahu aci.

Selain harganya terjangkau, kuliner tempi dulu ini mampu membangkitkan memori kenangan masa kecil kita.

Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned
Baca Juga · Gaya Hidup
Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned

Wisata Pasar Slumpring ini sempat libur satu bulan selama bulan Ramadan dan saat momen lebaran tahun ini buka pada hari Kamis, Sabtu dan Minggu.

Sebelumnya, Pasar Slumpring ini buka setiap hari Minggu pagi sampai siang.

Jajanan Tradisional di Pasar Slumpring
Jajanan Tradisional di Pasar Slumpring — Pasarslumpring/IG

Kini, Desa Wisata Cempaka tidak hanya memberikan nuansa pedesaan yang khas dan asri kepada pengunjung, tapi juga mampu memulangkan para pemuda kembali ke desa dari perantauan.

Saat ini, desa tersebut mempunyai desa wisata yang sudah digenjot secara maksimal yakni Tuk Mudal dan Pasar Slumpring.

Masih ada objek wisata yang belum dikenalkan secara masif, semisal Bukit Brongkol, Bukit di Atas Awan, dan Bukit Bulak. Semuanya menawarkan keindahan alam pegunungan.

Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan
Baca Juga · Gaya Hidup
Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan

Pasar Slumpring sendiri tadinya hanya areal kebun bambu yang lebat. Saat ini, diubah menjadi pasar dengan konsep wisata kuliner tempo dulu dengan pembayaran menggunakan koin bambu.

Keindahan Slumpring
Keindahan Slumpring — Pasarslumpring/IG

Semua makanan dan minuman yang dijual di pasar murni hasil kreasi warga lokal yang diperdayakan.

Pasar ini dari pusat pemerintahan Kabupaten Tegal berjarak sekitar 19 kilometer dari Alun Alun Kabupaten Tegal atau dapat ditempuh satu jam perjalanan ke arah selatan.

Gimana, sudah agendakan waktu buat meraoat kesini? Buruan sebelum momen liburan usai.
***

Tags:
#kabupaten tegal#libur lebaran#wisata pasar slumpring#pasar slumpring cempaka bumijawa#pasar slumpring cempaka tegal#wisata kabupaten tegal yang buka#obyek wisata kabupaten tegal jawa tengah#wisata tren kab tegal
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…