SuaraPantura.com - Percaya diri adalah kemampuan atau keyakinan diri dalam menentukan dan menyelesaikan target tertentu.
Selain itu percaya diri juga dapat diartikan sebagai sikap tentang keterampilan dan kemampuan seseorang dalam menerima diri sendiri, memiliki kontrol atas diri dan mempercayai bahwa dirinya mampu melewati masalah yang tengah dihadapi.
Ada dua alasan seseorang tidak percaya diri, yaitu ada faktor internal dan faktor eksternal.
1. Faktor Internal
Adalah faktor yang berasal dari dalam diri saat tidak mengetahui kelebihan dan potensi yang ada dalam dirinya. Juga tidak adanya kemampuan untuk melihat dan mengeksplorasi potensi diri serta membangun persepsi tentang kualitas, hal positif tentang dirinya.
Meskipun dalam hal ini harus ada batasannya, karena over confidence atau membangun kepercayaan diri yang berlebihan dapat membuat diri menjadi sombong, anti kritik, tidak menerima masukan, serta menjadi manusia yang fixed mindset.
Selain itu, seringkali seseorang tidak bersuugguh-sungguh dalam mengusahakan sesuatu, hal ini juga menjadi alasan kenapa ia tidak menemukan kepercayaan dirinya. Ditambah dengan sugesti negatif pada dirinya sendiri., seperti "No, I can’t do it" hal ini sama saja ia menekan semangat dalam dirinya untuk mulai berusaha.
2. Faktor Eksternal
Adalah faktor yang berasal dari luar dimana seseorang sering mengeksploitasi dan dieksploitasi atas kekurangannya (oleh orang lain), mulai dari dibanding-bandingkan, diukur, dan diberi penilaian atas sesuatu yang bukan keahliannya.
Ia juga di judge atas sesuatu yang memang bukan hasil akhir dari potensi diri yang dimiliki. Dalam hal ini artinya seseorang tersebut membiarkan apa kata orang membentuk siapa dirinya.
Lingkungan tempat tinggal dapat menentukan tingkat kepercayaan diri juga, karena pada dasarnya seseorang dalam melakukan sesuatu membutuhkan dukungan dari orang-orang sekitar.
Alih-alih mendapat dukungan, seringkali orang-orang sekitar mematahkan semangat dan pada akhirnya ragu untuk melakukan sesuatu.
Dari faktor tersebut, untuk itu seseorang perlu mengetahui syarat agar memiliki kepercayaan diri. Yaitu dengan self awareness. Artinya, mengenali siapa dia, posisinya saat ini, kelebihan, potensi, kekurangan, kebiasaan, dari mana asalnya, serta pola asuh keluarga.
Hal ini dapat mengulik kejujuran diri terhadap masa lalu. Karena manusia yang sekarang adalah akumulasi kebiasaan dan pola pikirnya di masa lalu. Sedangkan manusia di masa depan adalah hasil dari pemikiran dan kebiasaannya di masa sekarang.***