SuaraPantura.com - Gustave adalah nama buaya raksasa pemangsa manusia yang meneror warga di sekitaran Danau Tanganyika, Afrika. Karena ukuran tubuh dan keganasannya, banyak warga ketakutan dan tidak tenang jika Gustave berkeliaran.
Sebagaimana predator legendaris, banyak rumor yang menyelimuti buaya raksasa tersebut. Sejumlah rumor menyebutkan bahwa Gustave memiliki tubuh raksasa sepanjang 12 meter alias hampir sepanjang lokomotif CC201 milik PT KAI.
Cerita lain menyebutkan buaya ini sudah berusia 100 tahun dan tumbuh rerumputan di atas kepalanya. Selain itu, Gustave dirumorkan memiliki warna yang berbeda dari buaya pada umumnya, yakni merah dan kuning. Serta bertubuh anti peluru.
Meskipun banyak rumor yang beredar mengenai Gustave, Akan tetapi, kalangan ilmuwan memperkirakan Gustave memiliki tubuh sepanjang antara 18 hingga 25 kaki atau sekitar 5,5 sampai 7,5 meter.
Sementara bobotnya lebih dari 2.000 lbs (900 kg). Meskipun tidak sedramatis rumor, perkiraan fisik Gustave ini sama besarnya dengan buaya air asin terbesar yang pernah ditangkap, Lolong, yang berukuran panjang 6,17 meter dan bobot 1,075 ton.
Ukuran tersebut menjadikan ia sebagai buaya terbesar di Afrika saat ini.
Awalnya Gustave diperkirakan berumur lebih dari 100 tahun, namun pengamatan lebih lanjut mengungkapkan dia memiliki gigi penuh, yang berarti dia jauh lebih muda dari itu. Gustave diperkirakan berusia 70 tahun pada 2009, apabila Gustave masih hidup hingga sekarang maka usianya menginjak 80 tahun.
Bukan hanya besar, rupanya Gustave juga punya tubuh yang tahan peluru. Penduduk setempat mengatakan bahwa dia melarikan diri dengan "memakan peluru".
Namun para ilmuwan membantah dengan mengatakan bahwa ukuran dan cirinya membuatnya sangat tahan peluru. Buaya Gustave ini memiliki luka-luka di tubuhnya, luka itu ia dapatkan setelah terkena tembakan AK47 dari tentara yang mencoba menangkapnya.
***