SuaraPantura.com - Kemenangan AC Milan menghadapi Atlanta di Liga Italia dirayakan dengan meriah tak terkecuali oleh Ibra, atau sapaan akrab Zlatan Ibrahimovic.
Para fans AC Milan turut merayakan keberhasilan itu dengan menyambut kepulangan para pemain dari Stadion San Siro.
Zlatan Ibrahimovic yang tiba bersama rombongan tim ikut merayakannya bersama para penggemar dari dalam bus.
Namun saat perayaan tersebut, Zlatan Ibrahimovic terlalu bersemangat sehingga sampai membuat kaca bus yang ditumpangi oleh penggawa AC Milan pecah.
Ia tidak bisa menyembunyikan hasratnya untuk merayakan gelar scudetto keduanya bersama AC Milan setelah meraih juara di musim 2010-2011.
Saat itu ia berjalan ke bagian depan bus dan mulai menggedor jendela kendaraan itu. Mungkin karena hentakan tangan Ibra terlalu kuat sehingga meninggalkan retakan di kaca tersebut.
Peristiwa tersebut bukan jadi persoalan bagi tim dan suporter karena AC Milan hanya butuh hasil imbang untuk memastikan juara Liga Italia musim ini.
Jika meraih juara musim ini, maka gelar ini menjadi yang pertama untuk Rosonerri sejak 2011. Pada saat itu, Zlatan Ibrahimovic juga menjadi salah satu penggawa tim yang mempersembahkan trofi Serie A untuk AC Milan.
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli memberikan komentar mengenai pencapaian timnya di musim ini. Ia bahkan tidak menyangka sejak kedatangannya ke Milan akan berpeluang memenangkan gelar juara.
"Hari pertama saya tiba, saya tidak berpikir saya bisa berjuang untuk Scudetto suatu hari nanti, tetapi ada keinginan untuk bekerja," kata Pioli.
Ia menekankan kepada timnya untuk berjuang hingga pertandingan akhir menghadapi Sassuolo.
“Di awal musim saya mengatakan bahwa tujuan kami adalah untuk menyalip 79 poin tahun lalu: Saya tahu bahwa dengan meningkatkan hasil itu, sesuatu yang lain bisa terjadi. Karena itu, kami tidak boleh membuat kesalahan dengan berpikir ini sudah berakhir, karena Sassuolo memiliki pemain menyerang yang luar biasa," ujarnya.
Saat ini AC Milan menempati urutan pertama klasemen Liga Italia dengan 83 poin, unggul dua angka dari Inter Milan dengan perolehan 81 poin.***