SuaraPantura.com – Dalam hidupnya, setiap manusia mempunyai target yang ingin dicapai. Dalam mencapai target tersebut, terdapat proses yang mendukung seseorang untuk berkembang.
Seseorang bisa berkembang dengan memulai dari hal-hal yang sepele.
Contohnya dalam menerima informasi. Dalam menerima segala sesuatu, manusia tidak bisa langsung menelan mentah-mentah apa yang diperolehnya.
Perlu ada kepekaan dan sikap untuk memastikan kebenarannya. Oleh karena itu pemikiran yang kritis perlu dilatih dan dikembangkan agar ia tidak mudah terpengaruh atas segala sesuatu yang diterimanya dan bisa menjadi dasar untuk mengembangkan dirinya.
Lalu apa itu kritis? Kritis adalah kemampuan untuk berfikir secara jelas dan logis tentang segala sesuatu. Dengan memiliki kemampuan berfikir kritis, seseorang mampu mengkritik dan menelaah segala sesuatu dengan lebih dalam dan tidak menelan mentah-mentah informasi yang baru diperoleh.
Ada banyak cara untuk membentuk pemikiran kritis dalam diri. Salah satunya dengan mencari informasi secara independen, baik dari media terpercaya maupun melalui artikel dan video.
Kemudian dalam mencari informasi, jangan hanya belajar hal baru. Tetapi juga mencari informasi tentang diri sendiri. Kebanyakan orang sulit berkembang karena kesulitan berkomunikasi atau bisa juga, karena mempunyai pengalaman buruk di masa kecil yang pada akhirnya mengganggu.
Sebenarnya mengenali diri dan mencari informasi tentang diri sendiri, itu akan lebih baik jika mendapat bantuan.
Dalam suatu kondisi ketika merasa bahwa ada suatu masalah, namun belum tahu apa masalahnya, atau sudah tahu masalahnya dan ingin mencari solusi, carilah media yang bisa membantu menelaah akar masalahnya.
Dengan menjadikan hal tersebut sebagai dasar, kedepannya seseorang tidak mudah untuk dipengaruhi.
Dan terhindar dari perilaku mengonsumsi semua informasi yang diperolehnya. Melalui hal-hal sederhana tersebut, seseorang akan lebih berpendirian dan sulit untuk dipengaruhi.***