Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Hobi Berenang di Perairan Terbuka, Perhatian Hal Berikut Agar Tetap Aman

Novia Fuji Astuti•
Gaya Hidup

SuaraPantura.com - Berenang merupakan olahraga paling diminati banyak kalangan, baik anak kecil hingga orang dewasa. Berenang bisa dilakukan dimana saja asal ada ketersediaan air yang cukup.

Banyak tempat rekreasi yang menyediakan fasilitas renang, baik yang berbentuk kolam besar, kolam kecil, modelnya pun beragam, ada yang seperti kolam arus, kolam ombak, seluncuran, dan sebagainya.

Namun, ragam kolam renang buatan masih kalah mengasyikkan dibanding berenang diperairan terbuka, seperti laut, sungai, maupun danau. Berenang diperairan alami yang terbuka memang sangat mengasyikkan dan menyegarkan. Selain bisa menikmati pemandangan yang indah, berenang diperairan terbuka serasa menyatu dengan alam.

Meski demikian, perlu diingat bahwa berenang di perairan terbuka beresiko besar dan sangat berbahaya.

Bagaimana bahaya berenang diperairan terbuka?

Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla
Baca Juga · Gaya Hidup
Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla

Berikut bahayanya berenang di perairan terbuka seperti dikutip dari Healthline, Minggu 29 Mei 2022 :

1. Perhatian Kualitas Air
Kualitas air yang buruk dapat membuat berenang tidak aman. Pasalnya, bisa saja air tersebut terkontaminasi oleh patogen jahat, seperti bakteri vibrio. Bakteri ini merupakan pemakan daging yang kerap muncul pada bulan-bulan musim panas.

Untuk mencegah terinfeksi bakteri tersebut, pastikan untuk tidak meminum air atau terkena luka terbuka saat berenang.

Selain bakteri vibrio, ada juga amuba pemakan otak yang dikenal sebagai naegleria fowleri. Amuba tersebut umumnya bisa masuk ke lubang hidung dan berjalan ke otak, serta kerap ditemukan di lingkungan air tawar yang hangat, seperti danau, mata air panas, dan sungai.

Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned
Baca Juga · Gaya Hidup
Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned

Adapun pencegahannya bisa dilakukan dengan menggunakan penjepit hidung saat berenang.

2. Kekuatan Arus Air
Penting sekali untuk mewaspadai kekuatan air ketika berenang di pantai maupun di sungai. Pasalnya, hal ini bisa sangat mematikan bagi perenang lantaran bisa hanyut terdorong arus yang kencang.

Begitu juga dengan gelombang pecah yang besar pun bisa sangat berbahaya bagi para perenang.

3. Tenggelam
Selain kekuatan arus, tenggelam juga menjadi risiko bahaya bagi seseorang yang berenang, apalagi jika berenang di perairan yang terbuka.

Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan
Baca Juga · Gaya Hidup
Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan

Tom Griffiths, Presiden dan Pendiri Aquatic Safety Research Group, menjelaskan bahwa tenggelam dapat terjadi hanya dalam dua menit, sehingga penting untuk membawa alat seperti pelampung untuk menghindari risiko tenggelam.

"Perairan terbuka terus menjadi lebih berbahaya daripada kolam renang air jernih karena kondisi lingkungan seperti ombak, arus, kurangnya kejernihan air, penurunan tiba-tiba, dan lainnya, tetapi kolam renang dengan penjaga pantai yang bertugas juga dapat berisiko bagi nonperenang," sambungnya.

4. Tenggelam kering
Dry drowning atau tenggelam kering merupakan risiko bagi seseorang yang menghirup air.

Air dapat merusak paru-paru dalam waktu dua jam setelah dihirup, bahkan menyebabkan batuk, kelelahan, dan mudah marah.

Apabila seseorang terlanjur menghirup air dan bertingkah tidak normal, sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit.

5. Menahan Napas
Risiko bahaya berikutnya adalah menahan napas. Mungkin hal ini terdengar seperti aktivitas umum bagi perenang, namun praktik tahan napas yang terlalu ekstrem bisa berakibat fatal hingga mematikan.
***

Tags:
#perairan#terbuka#aman#berenang
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…