Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Mengenal Post Power Syndrome, Istilah Gangguan Mental yang Pernah Diderita Luna Maya

Novia Fuji Astuti•
Gaya Hidup

SuaraPantura.com- Aktris papan atas Tanah Air, Luna Maya mengaku mengalami post power syndrome beberapa tahun yang lalu buntut tersebarnya skandal video syur antara dirinya dengan sang kekasih Ariel Noah. 

Post Power Syndrome atau sindrom pascakekuasaan adalah kondisi kejiwaan pada seseorang yang mengalami kehilangan kekuasaan atau jabatan. Namun masih dibayang-bayangi kekuasaan atau jabatan yang dimilikinya.

Dengan kata lain, Post power syndrome merupakan kondisi ketika seseorang belum bisa menerima kenyataan bahwa dirinya telah kehilangan jabatan atau kekuasaan yang sebelumnya dia pegang. Sindrom ini sering kali dialami oleh seseorang yang baru saja memasuki masa pensiun.

Meski demikian, kondisi ini sebenarnya bukan mengarah pada kehilangan kekuasan, maupun pekerjaan. Melainkan merujuk pada sosok yang aktif atau banyak kegiatan, yang kemudian menjadi berkurang kegiatannya secara mendadak sehingga menimbulkan ketidaknyamanan.

Selain sebagai mata pencaharian, seseorang terkadang menjadikan pekerjaan sebagai bentuk aktualisasi diri dan tujuan hidupnya. Sehingga ketika masa pensiun datang, orang-orang seperti ini tidak hanya kehilangan pekerjaan yang dicintai, tetapi juga segala bentuk penghargaan diri yang mereka dapatkan semasa aktif bekerja, seperti pujian dan rasa hormat. 

Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla
Baca Juga · Gaya Hidup
Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla

Perubahan ini bisa mengakibatkan timbulnya perasaan bahwa mereka sudah tidak berguna, bahkan merasa tidak memiliki tujuan hidup. Apabila penderita post power syndrome dibiarkan berlarut-larut, maka bisa menyebabkan penderitanya mengalami berbagai gangguan kesehatan, baik secara fisik maupun mental.

Bagaimana Gejala Post Power Syndrome? 

Ada beberapa gejala yang bisa menjadi tanda bahwa seseorang sedang mengalami post power syndrome seperti dikutip dari situs resmi kemensos, antara lain:

1. Kurang bergairah dalam menjalani kehidupan setelah pensiun

Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned
Baca Juga · Gaya Hidup
Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned

2. Mudah tersinggung

3. Menarik diri dari pergaulan

4. Tidak mau kalah

5. Tidak suka mendengar pendapat orang lain

Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan
Baca Juga · Gaya Hidup
Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan

6. Suka mengkritik atau mencela pendapat orang lain

7. Suka membicarakan mengenai kehebatan atau kekuasaannya di masa lalu. 

Demikian informasi tentang Post Power Syndrome yang pernah dialami Luna Maya. 

Perhatikan orang-orang terdekat Anda, apabila salah satu kerabat atau teman dekat Anda ada yang mengalami post power syndrome, segera berikan bantuan dan dukungan agar teman atau kerabat Anda bisa melewati masa transisi dengan baik. 

***

Tags:
#post power syndrome#luna maya#mental illnes
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…