SuaraPantura.com- Mengangkat latar belakang keberagaman Indonesia yang indah, Film Ranah 3 Warna berfokus pada kisah seorang pemuda bernama Alif Fikri.
Ranah 3 Warna bercerita tentang lika-liku perjuangan Alif dalam meraih cita-cita. Alif, seorang pemuda yang berkeinginan menjadi ahli teknologi seperti mantan presiden BJ Habibie dihadapkan dengan kenyataan yang berbeda dari yang ia impikan.
Lulusan Pesantren tanpa ijazah menjadi awal perjuangan Alif.
Untuk mewujudkan cita-citanya melanjutkan pendidikan ke jurusan Teknologi ITB, Alif mengikuti ujian kesetaraan agar memperoleh ijazah.
Namun, tak seperti harapannya. Alif pun tak berhasil masuk ITB. Seperti yang dikatakan sabahat karibnya Randai.
Randai adalah seorang teman yang selalu bersaing dengan Alif. Randai memang meragukan kemampuan Alif berkuliah di ITB.
Meski tidak di ITB, Alif berhasil masuk menjadi mahasiswa di Universitas Padjajaran Bandung dengan jurusan hubungan internasional. Alif pun berkuliah dengan sungguh-sungguh.
Suatu ketika Alif bertemu Raisa, sesama mahasiswa Universitas Padjadjaran. Raisa mencuri perhatian Alif. Dan diam-diam Alif menaruh hati pada mahasiswa cantik jurusan Komunikasi itu.
Setelah beberapa waktu kuliah, Alif mendapat kabar dari kampung halaman, bahwa Ayahnya meninggal dunia.
Kehilangan sosok Ayah yang merupakan tulang punggung keluarga, membuat Alif goyah untuk melanjutkan kuliah.
Alif hampir menyerah, namun ia teringat mantra “Man Shabara Zhafira” semasa di Pesantren, yang artinya siapa yang bersabar akan beruntung.
Alif pun memilih untuk tetap berjuang dalam kesabaran.
Ditengah masalah keuangan yang di alaminya, tenyata Alif berhasil memperbaiki kondisi keuangan itu lewat kemampuannya menulis artikel.
Bahkan dengan hasil menulis, ia bisa mengirimkan uang untuk keluarganya di kampung.
Seiring berjalannya waktu, Alif mendapat keberuntungan lagi yang membuatnya terpilih sebagai mahasiswa utusan dalam program pertukaran mahasiswa ke Benua Amerika.
Ada enam mahasiswa lain yang ikut terpilih dalam program ini, salah satunya Raisa.
Untuk perasaannya pada Raisa, Alif berniat ingin menyatakan melalui surat. Namun ia mendengar bahwa Raisa tidak ingin berpacaran melainkan ingin langsung ke jenjang pernikahan. Alif pun mengurungkan niatnya.
Alif memilih untuk menyimpan surat itu hingga tiba waktunya ia siap menjalani hubungan serius dengan Raisa.
Pada hari kelulusannya, Alif berniat memberikan surat yang sudah lama ia simpan untuk Raisa.
Saat Alif mau menyerahkan surat, ia kaget bukan kepalang mengetahui bahwa Raisa sudah bertunangan dengan sahabat karibnya, Randai.
Dengan perasaan kacau dan hati yang patah, bagaimana Alif bisa melanjutkan perjuangannya?
Saksikan Film Ranah 3 Warna yang sudah mulai tayang di bioskop pada 30 Juni lalu. ***