SuaraPantura.com - Dunia modern tengah memasuki era serba digitalisasi, dimana segalanya dituntut lebih cepat dan tepat.
Kondisi ini, jelas sedang mendominasi semua tatanan sosial. Dan tak terkecuali dunia esek-esek atau prostitusi, yang tengah mamasuki era tersebut.
Dulu para hidung belang penikmat dunia esek-esek, kalau mau melampiaskan hasratnya harus ketempat-tempat prostitusi.
Sekarang hanya tinggal klik saja lewat hp, cewe cantik nan bohai secepat kilat datang sesuai pesanan. Enak bukan?!!! Itulah era sekarang.
Semua serba cepat, dan tidak usah bingung memilih, karena semua foto cewe-cewe bohai pengundang gairah, ada diaplikasi tersebut.
Pokoknya tinggal klik saja, pasti sang cewe datang, dengan membawa kemolekan dan aroma gairah kenikmatan.
" Sekarang jaman sudah serba canggih mas, tak seperti dulu lagi. Semua tinggal buka aplikasi, terus klik foto cewe pilihanmu. tunggu sebentar, Sang cewe pun datang. Jadi tak usah repot-repot ketempat prostitusi". Kata Kumbang (34) sebut saja demikian.
Bang Kumbang menjelaskan, sekarang kebanyakan. Para penikmat bisnis esek-esek dan pekerja seks komersial lebih memilih prostitusi online, karena lebih aman dan terselubung.
Para pria hidung belang sekarang lebih tertarik mboking cewe melalui aplikasi, dikarena lebih aman dan secara privasi terjamin.
" Sekarang aplikasi jasa prostitusi online tengah ngetrend mas. Jadi tak usah repot-repot digrebeg petugas penertiban". Jelasnya sambil terkekeh-kekeh.
Akan tetapi lanjut Bang Kumbang. Semua sistem ada titik lemahnya, pun dengan aplikasi prostitusi online.
Karena, pemesan hanya bisa melihat foto. Dan kebanyakan cewenya tidak sesuai dengan aslinya. Entah karena faktor usia atau apalah.
Jelas beda banget dengan ditempat prostitusi. Dalam hal cara memilihnya, Ya kalau manual bisa langsung liat dan sentuh. kalau lewat aplikasi boking cewe hanya lewat foto, kelebihannya hanya lebih aman dari segi privasi.
" Kalau aplikasi lebih aman dan cepat pokoke. Datang main bayar, semua urusan bawah perut menjadi lancar". Jelasnya.
Bang Kumbang menambahkan, sekarang banyak aplikasi sejenis, yang menawarkan beraneka ragam jasa esek-esek.
Mulai dari pijat panggilan, pijet waria, open bo dan lainya. Akan tetapi semuanya harus jeli, dan jangan mau transfer tanda jadi dulu, sebelum si cewe datang.
" Ya banyak juga yang sudah ketipu dari sistem prostitusi online, misalkan ditransfer tanda jadi tapi sicewe tak datang ataupun lainya. Untuk itu, saya menyarankan kalau mau mboking jangan bayar dulu. Bilang saja bayar ditempat." Tambahnya.
Disinggung perihal tarif, Bang Kumbang menyebutkan bahwa tarif open BO di Pantura berada di kisaran 300ribu hingga 1juta. Tergantung paket pelayanannya.
Melihat hal semacam ini, ternyata penutupan tempat-tempat prostitusi, bukan menjadi persoalan bagi para pelakunya.
Karana ada wadah yang baru untuk menjajakan kemolekan dan kenikmatan tubuhnya.
***