SuaraPantura.com- Bukan rahasia publik bahwa ibu hamil dengan kondisi mata minus atau miopi tidak bisa melahirkan melalui persalinan normal.
Ibu hamil dengan kondisi mata minus atau rabun jauh dengan kadar minus tinggi seringkali memilih tindakan operasi cesar.
Apakah benar penderita mata minus tidak bisa memilih melahirkan melalui persalinan normal, mitos atau fakta?
Rabun jauh atau miopi sebenarnya bisa saja melahirkan melalui persalinan normal. Sebab hal mengenai pelarangan tersebut masih menjadi perbincangan dan perdebatan diantara dokter dan peneliti.
Persalinan normal membutuhkan tenaga untuk mengejan. Dan dikala mengejan, banyak tekanan berat pada otot-otot, temasuk otot mata. Hal ini lah yang dikhawatirkan pada penderita mata minus. Sebab ablasio retina atau lepasnya retina mata bisa saja terjadi.
Ketika mengejan dalam proses persalinan normal dapat memperpanjang sumbu bola mata seseorang. Namun, setelah selesai proses persalinan normal dilakukan, sumbu bola mata yang memanjang akan kembali memendek, tapi tidak pada posisi semula.
Sehingga banyak ditemui beberapa kasus pada ibu hamil dengan kondisi mata minus yang melahirkan secara normal, minusnya menjadi bertambah.
Baiknya ibu hamil dengan mata minus atau miopi sebelum melahirkan konsultasi terlebih dulu dengan dokter spesialis obstetri terkait dengan proses kelahiran yang akan dijalani.
Dengan berkonsultasi maka diharapkan memperoleh keputusan yang terbaik dalam memilih proses persalinan. ***
