SuaraPantura.com- Anda pernah Kedutan di area kelopak mata? Kedutan di kelopak mata dipercaya memiliki arti dan diyakini pertanda suatu hal yang akan terjadi dimasa depan. Pertanda baik atau buruk, tergantung bagian kelopak mana yang mengalami Kedutan.
Mitosnya, Kedutan pada kelopak mata bagian kanan atas memiliki pertanda bahwa akan bertemu dengan seseorang yang istimewa atau akan segera mendapat kabar baik, sedangkan Kedutan pada kelopak mata sebelah kanan bawah memiliki pertanda bahwa akan bersedih atau mendapat kabar buruk.
Begitupun Kedutan pada kelopak mata bagian kiri atas, memiliki pertanda akan mendapat keberuntungan atau kabar baik, sedangkan Kedutan di sebelah kiri bawah pertanda akan mendapat musibah yang membuat bersedih hingga menangis.
Mitos hanyalah mitos, sebetulnya fenomena kedutan mata baik sebelah kanan maupun sebelah kiri bisa dijelaskan secara medis.
Kedutan Mata adalah gerakan otot mata yang berulang dan tidak dikendalikan secara sadar. Kedutan Mata seringkali terjadi tanpa sebab dan sembuh atau hilang dengan sendirinya.
Meski sering terjadi tanpa diketahui penyebabnya, namun Kedutan Mata diduga terjadi akibat ada gangguan ringan yang terjadi pada mata misalnya iritasi mata, mata lelah atau kering, kelelahan, kurang tidur, dan stres. Selain itu, Kedutan juga dapat terjadi karena kurang nutrisi, seperti kalsium, natrium, kalium, magnesium, dan vitamin B12.
Gaya hidup yang tidak sehat juga bisa menjadi salah satu penyebab Kedutan Mata terjadi. Seperti minum-minuman beralkohol, merokok, dan sering mengonsumsi kafein dalam jumlah berlebih.
Perlu diwaspadai jika Kedutan Mata sering terjadi dan tidak kunjung hilang dalam waktu yang lama. Sebab Kedutan yang terlampau sering terjadi dalam kurun waktu yang lama bisa menjadi pertanda atau gejala penyakit yang lebih serius. Seperti bells palsy, yakni penyakit yang membuat separuh wajah menjadi lumpuh. Bisa juga gejala Parkinson, yakni penyakit yang membuat otot bergerak tak terkendali.
Mana yang lebih Anda percayai mitos Kedutan Mata atau penjelasan secara medisnya? ***