SuaraPantura.com - Film The Lord of The Rings : The Rings Of Power telah menyedot perhatian banyak penikmat film di dunia.
Amazon disebut habis-habisan secara finansial untuk investasi di serial itu. Selain penampilan epik, The Lord of the Rings: The Rings of Power, juga diharapkan bisa menjadi serial terbesar.
Menurut The Hollywood Reporter, serial yang disebut sebagai yang termahal dalam sejarah itu diperkirakan menelan biaya lebih dari US$1 miliar. Diperkirakan biaya itu ditempatkan dalam dua musim pertama saja. Sebagai referensi, dalam trilogi film garapan Peter Jackson itu hanya membutuhkan dana sekitar US$280 juta.
Dan kabar baiknya adalah salah satu aktor dalam film tersebut ternyata berdarah Brebes. Hal ini juga turut membanggakan Indonesia di kancah perfilman.
Dialah Tyore Muhafidin, meski belum banyak dikenal, ia sukses berlaga dalam serial LOTR: Rings of Power memerankan tokoh Theo.
Bukan tanpa alasan, Tyore Muhafidin merupakan satu-satunya aktor berdarah Indonesia dalam serial tersebut.
Diketahui Tyore merupakan pria yang punya ayah yang berasal dari Brebes, Jawa Tengah.
Ayahnya, Afid Muhafidin menikahi wanita asal Australia bernama Rachel Muhafidin.
Tyroe Muhafidin dan keluarganya kini tinggal di Perth, Australia. Tak heran jika Tyroe berkembang lewat industri perfilman mancanegara.
Tyroe memulai karirnya di dunia hiburan sejak berumur 10 tahun. Ia bergabung dalam Filmbites Talent Agency dan mengikuti audisi New Faces Talent Academy pada tahun 2015 di Los Angeles.
Bergabungnya Tyroe dengan agensi tersebut menjadi jembatan baginya untuk menuju panggung yang lebih besar sebagai aktor.
Di tahun 2016, Tyroe memulai debut pertamanya sebagai model di video klip lagu berjudul Ethernal milik band metal asal Australia, Make Them Suffer.
Ia mendapatkan tawaran bermain di The Lord of the Rings: The Rings of Power sebagai karakter Theo, yang pada saat itu usianya masih 14 tahun.
Theo merupakan anak dari Browny (Nazanin Boniadi), ia dan ibunya diasingkan dari desa karena kisah romansa ibunya yang seorang manusia dan Arondir seorang elf yang dipandang tabu oleh warga desa.
Suatu waktu, terungkap bahwa Theo memiliki pedang Sauron yang agak patah. Masih menjadi misteri bagaimana Theo mendapatkan pedang itu.
Sinopsis The Lord of the Rings: The Rings of Power
Serial The Lord of the Rings: The Rings of Power diadaptasi dari novel The Lord of the Rings oleh J. R. R. Tolkien.
Kisah dalam serial ini menceritakan awal mula kemunculan cincin bertuah yang menjadi bagian terpenting dalam trilogi The Lord of the Rings mulai terkuak yang kemudian diangkat ke layar lebar lebih dari dua dekade lalu.
The Rings of Power dikisahkan terdapat sejumlah cincin dengan kekuatan besar pada dahulu kala, yakni beberapa untuk bangsa kurcaci, manusia dan satu cincin untuk Pangeran Kegelapan Sauron.
Kehidupan itu awalnya berlangsung damai, baik manusia dan kurcaci saling hidup berdampingan. Namun, sang Pangeran Kegelapan Sauron berhasil membangkitkan kekuatannya kembali setelah menggunakan cincin kekuasaan.
Ia kemudian memutuskan mengendalikan penuh dunia Middle-earth. Jatuhnya pulau Numenor juga mempengaruhi bagaimana kehidupan begitu berubah di Middle-earth.
Film itu dimulai dengan The Lord of the Rings berjudul The Fellowship of the Ring (2001), The Two Towers (2002) dan The Return of the King (2003).
***