SuaraPantura.com - Usai mengalami kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Venna Melinda mengaku akan segera menggugat cerai sang suami, Ferry Irawan.
Hal ini disampaikan Venna Melinda melalui uanggahan di media sosial instagram miliknya pada Kamis, 19 Januari 2023.
Melalui unggahannya, Venna Melinda mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mendoakannya melalui masa sulit hingga berhasil keluar dari kejadian yang menurutnya mencekam selama hidupnya.
"Assalamualaikum,,, Matur suwun nggih untuk semua yang selalu mendoakkan saya melewati masa masa Sulit ini ,,, Alhamdulilah,, Karena pertolongan Allah SWT , saya bisa selamat dari kejadian yang sangat mencekam selama hidup saya ,," tulis Venna Melinda.
Venna juga menambahkan akan segera mengajukan gugatan cerai kepada sang suami.
" Insya Allah dalam waktu dekat Ini , saya akan mengajukan perceraian saya Di Pengadilan Agama dan tetap sabar menghadapi proses Hukum KDRT yang menimpa diri saya ,,, Mohon doa dan support nya Selalu nggih" tambahnya.
Sebelumnya, Venna Melinda tampak keluar hotel dengan hidung penuh darah. Kejadian tersebut terjadi di salah satu hotel di Kediri, Jawa Timur.
Kejadian tersebut terjadi pada Minggu pagi, 8 Januari 2022. Beberapa fakta pun terkuak, ternyata sang suamilah yang diduga menyebabkan kejadian tersebut.
Venna Melinda pun lantas melaporkan KDRT yang dialami dirinya kepada pihak kepolisian.
Pelaku KDRT terhadap Venna Melinda diduga tak lain adalah suaminya sendiri, Ferry Irawan.
Venna Melinda mengalami luka di bagian hidung dan sudah dilakukan visum.
Hal ini disampaikan oleh Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Hendra Eko Triyulianto.
Menurutnya Venna Melinda sudah melakukan visum dan terdapat luka di bagian hidung.
Kejadian kekerasan tersebut, kata dia, dilakukan oleh Irawan di dalam kamar hotel, sehingga, ketika kejadian tidak ada saksi.
Tetapi, saat korban lari keluar kamar, ada pegawai hotel yang mengetahui ibu Verrell Bramastya dalam keadaan terluka.
Saat keluar kamar itulah hidung Venna telah mengucurkan darah.
"Karena kejadian TKP di dalam kamar. Namun saat si korban keluar kamar ada saksi dari pihak hotel," terang Hendra.
Lebih lanjut, dia mengatakan dari keterangan Melinda, suaminya seringkali melakukan ancaman kekerasan secara fisik ke korban.
***