Suarapantura.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir (rob) yang berpotensi melanda kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada Selasa, 30 Juni 2026.
Dalam peringatan bernomor B/ME.01.02/160/KTJM/VI/2026, BMKG menyebutkan bahwa pasang air laut maksimum berpotensi memicu banjir rob di sejumlah wilayah pesisir utara Jawa Tengah.
Fenomena tersebut diprakirakan terjadi mulai pukul 07.00 WIB hingga 12.00 WIB.
BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan akibat naiknya permukaan air laut.
Selain permukiman warga, banjir rob juga diperkirakan dapat mengganggu berbagai aktivitas ekonomi dan transportasi di kawasan pesisir.
Beberapa aktivitas yang berpotensi terdampak antara lain:
Transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir.
Kegiatan petani garam.
Aktivitas perikanan darat.
Proses bongkar muat di pelabuhan.
"Hal ini dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan," tulis Prakirawan BMKG Retna Swasti Karini dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim dan peringatan dini terbaru sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir rob di wilayah pesisir Pantura Jawa Tengah.