Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Belajar Meracik Kopi, Warga Kawasan Rawan Narkoba di Semarang Dibekali Keterampilan Barista

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: Jatengpos

Suarapantura.com - Warga kawasan rawan narkoba di Kota Semarang mendapat bekal keterampilan baru melalui pelatihan barista yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Oktober 2026, di Balai Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur.

Pelatihan ini dikemas dalam bentuk bimbingan teknis life skill. Peserta tidak hanya dikenalkan pada dunia kopi, tetapi juga diajak menggali potensi diri, menumbuhkan rasa percaya diri, serta melihat peluang kerja dan usaha yang bisa dijalankan secara sah dan berkelanjutan.

Pelaksana tugas Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol. Edi Swasono, membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa persoalan narkoba tidak dapat diselesaikan hanya dengan penegakan hukum. Menurut dia, masyarakat perlu diperkuat ketahanan sosialnya, dibekali keterampilan, dan didorong menuju kemandirian ekonomi agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang
Baca Juga · Jateng Pantura
115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang

Melalui pelatihan barista, peserta memperoleh bekal praktis yang dapat langsung diterapkan. Mereka belajar memahami bahan baku kopi, teknik meracik dan menyajikan minuman, hingga dasar pelayanan kepada pelanggan. Keterampilan tersebut diharapkan menjadi modal awal untuk membuka usaha kecil maupun memasuki dunia kerja.

Camat Semarang Timur, Akbar Ali Nurdin, menyambut baik program tersebut. Ia menilai pelatihan keterampilan seperti ini dapat meningkatkan kepercayaan diri warga sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba di lingkungan sekitar.

Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027
Baca Juga · Jateng Pantura
Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027

Menurut dia, sinergi antara BNNP Jawa Tengah, pemerintah kelurahan, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar manfaat pelatihan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Peserta diharapkan terus mengasah kemampuan, membangun jejaring, dan memanfaatkan peluang usaha yang tersedia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) melalui pemberdayaan masyarakat. Pendekatan tersebut menempatkan warga bukan sekadar penerima informasi tentang bahaya narkoba, melainkan bagian dari solusi melalui peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi keluarga.

Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola
Baca Juga · Jateng Pantura
Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola

Program ini juga dikaitkan dengan target Jawa Tengah menuju zero prevalensi narkotika pada 2045. Target tersebut menuntut kerja bersama lintas pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, keluarga, hingga masyarakat, agar lingkungan menjadi lebih tangguh menghadapi peredaran narkoba.

Bagi warga Rejosari, pelatihan ini menjadi kesempatan untuk membuka jalan baru. Keterampilan meracik kopi yang diperoleh selama tiga hari diharapkan dapat berkembang menjadi sumber penghasilan yang halal, sekaligus menjadi benteng bagi keluarga dan lingkungan dari pengaruh narkoba.

Sumber: Jatengpos, Pilarjateng, Bedanews

Tags:
#jawa tengah#bnn#narkoba#barista#semarang
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…