Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

BMKG: Jawa Tengah 160 Hari Tanpa Hujan, Terlama Kedua di Indonesia

M teguh•

Suarapantura.com - Jawa Tengah tercatat sebagai provinsi dengan periode tanpa hujan terlama kedua di Indonesia. Berdasarkan pemutakhiran data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga 10 Oktober 2026, wilayah ini sudah 160 hari tidak diguyur hujan.

Posisi pertama ditempati Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan 161 hari tanpa hujan, disusul Jawa Timur dengan 159 hari. BMKG mencatat sebanyak 25 provinsi masuk kategori hari tanpa hujan (HTH) ekstrem panjang, yakni periode tanpa hujan yang berlangsung sangat lama.

HTH sendiri merupakan istilah yang dipakai BMKG untuk menggambarkan rentang hari berturut-turut ketika suatu wilayah tidak mengalami hujan atau hanya menerima curah hujan sangat rendah, yakni kurang dari 1 milimeter. Apabila kondisi tersebut berlangsung lebih dari 60 hari, BMKG mengklasifikasikannya sebagai kategori ekstrem.

115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang
Baca Juga · Jateng Pantura
115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang

Sejumlah provinsi lain juga mencatatkan durasi tanpa hujan yang panjang. Nusa Tenggara Timur tercatat 148 hari, Nusa Tenggara Barat 145 hari, Bali 143 hari, Jawa Barat 140 hari, Banten 137 hari, dan Sulawesi Selatan 132 hari. Sementara itu, Maluku tercatat 124 hari, Kepulauan Bangka Belitung 123 hari, Sulawesi Tenggara 119 hari, serta Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Barat masing-masing 118 hari. DKI Jakarta tercatat 109 hari tanpa hujan.

BMKG menyebut sebagian besar zona musim di Indonesia masih berada dalam musim kemarau. Meski demikian, sebagian wilayah sudah mulai memasuki musim hujan, antara lain sebagian Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, dan Kalimantan Timur. Peralihan musim ini tidak terjadi serentak di seluruh daerah.

Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027
Baca Juga · Jateng Pantura
Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027

Di sisi lain, hujan lebat sempat terjadi di sebagian Papua, Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara pada 1 hingga 4 Oktober 2026. BMKG menilai kondisi tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer regional dan lokal, bukan pertanda musim hujan sudah merata.

Untuk periode 16 hingga 18 Oktober 2026, BMKG mengeluarkan peringatan peningkatan hujan kategori sedang di sejumlah provinsi. Selain itu, BMKG juga mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Papua Barat Daya, dan Papua.

Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola
Baca Juga · Jateng Pantura
Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola

Menghadapi kondisi kering yang masih berlangsung, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak kekeringan untuk menghemat penggunaan air serta menjaga ketersediaan air bagi kebutuhan sehari-hari. Warga juga diminta waspada terhadap kekeringan dan potensi kebakaran hutan dan lahan, tidak melakukan pembakaran sembarangan maupun pembukaan lahan dengan cara dibakar, serta segera melaporkan jika melihat tanda-tanda titik api.

Sementara itu, masyarakat di wilayah yang mulai sering diguyur hujan diimbau memastikan selokan tetap bersih agar aliran air lancar dan tetap waspada terhadap perubahan cuaca.

Sumber: detikJateng dan KBK News.

Tags:
#jawa tengah#bmkg#hari tanpa hujan#kekeringan#musim kemarau#cuaca
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…