Suarapantura.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengembangkan kawasan aglomerasi wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening melalui ajang lari Rawapening Run Heritage 2026. Ajang sport tourism tersebut dijadwalkan digelar pada Minggu, 29 November 2026, dengan titik start dan finish di Benteng Fort Willem I, Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Rawapening Run Heritage 2026 membuka tiga kategori lomba, yakni 5K, 10K, dan 21K, yang dapat diikuti pelari putra dan putri. Berdasarkan informasi dari situs resmi penyelenggara, kategori 21K akan dilepas pukul 05.00 WIB, sedangkan kategori 5K dan 10K dilepas pukul 06.00 WIB. Penyelenggara menargetkan ajang ini diikuti sekitar 1.500 pelari dari berbagai daerah.
Pemilihan Ambarawa sebagai lokasi lomba bukan tanpa alasan. Benteng Fort Willem I merupakan bangunan peninggalan abad ke-19 yang menjadi saksi sejarah di kawasan tersebut. Dengan menjadikan benteng sebagai pusat kegiatan, penyelenggara ingin memadukan olahraga, sejarah, dan pariwisata dalam satu pengalaman bagi peserta.
Konsep aglomerasi wisata sendiri menghubungkan tiga destinasi yang saling melengkapi. Candi Borobudur di Kabupaten Magelang menjadi magnet utama sebagai situs warisan dunia, kawasan Kopeng menawarkan wisata pegunungan dan udara sejuk, sementara Rawa Pening di Kabupaten Semarang menyuguhkan wisata danau dan kuliner air tawar. Melalui satu rangkaian perjalanan, wisatawan diharapkan dapat mengunjungi ketiganya sekaligus.
Pemprov Jateng menilai sport tourism sebagai penggerak yang efektif untuk memperkenalkan kawasan tersebut. Ajang lari seperti Rawapening Run Heritage diharapkan mampu mendatangkan wisatawan dari luar daerah, memperpanjang lama tinggal, serta menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari penginapan, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi.
Selain itu, pengembangan aglomerasi juga diarahkan agar manfaat pariwisata tidak hanya terpusat di satu destinasi. Dengan menyebarkan kunjungan ke Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening, pemerintah berharap pemerataan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan dapat meningkat.
Pendaftaran Rawapening Run Heritage 2026 telah dibuka melalui kanal resmi penyelenggara. Masyarakat yang berminat diimbau mendaftar lebih awal sebelum kuota terpenuhi serta memperhatikan ketentuan lomba, termasuk batas waktu tempuh di masing-masing kategori.
Sumber: TIMES Indonesia, Tribun Jateng, Suara Merdeka, situs resmi Rawapening Run Heritage.