Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Pemprov Jateng Siapkan Wisata Ramah Muslim 2027, Tiap Daerah Sediakan 10-15 Lokasi

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: beritajateng.tv

Suarapantura.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyiapkan pengembangan wisata ramah muslim untuk tahun 2027 dengan melibatkan pemerintah kabupaten dan kota. Setiap daerah rata-rata telah menyiapkan 10 hingga 15 lokasi potensial yang mencakup destinasi wisata, kuliner, dan perhotelan.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jawa Tengah, Hanung Triyono, mengatakan pengembangan konsep tersebut tidak hanya menyasar destinasi religi. Menurut dia, seluruh tempat wisata di Jawa Tengah diharapkan mampu memberikan pelayanan berkualitas dengan memperhatikan kebersihan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung.

“Ramah muslim tidak hanya berkaitan dengan syariah, tetapi juga mengedepankan kebersihan, ketaatan, kedisiplinan, dan kualitas pelayanan,” kata Hanung saat ditemui di kantornya, Sabtu (17/10/2026).

115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang
Baca Juga · Jateng Pantura
115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang

Hanung menjelaskan, pemerintah kabupaten dan kota memegang peran penting dalam memperluas penerapan konsep wisata ramah muslim. Masing-masing daerah didorong mengidentifikasi potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari objek wisata hingga fasilitas pendukung pariwisata. Upaya tersebut diharapkan memperkuat kesiapan destinasi sekaligus memperluas pilihan wisata ramah muslim bagi pengunjung.

Langkah ini menyusul capaian Jawa Tengah yang naik dari peringkat kelima menjadi peringkat kedua nasional sebagai destinasi pariwisata ramah muslim terbaik dalam Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026. Penghargaan tersebut diterima Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dalam Indonesia Muslim Friendly Tourism Summit 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027
Baca Juga · Jateng Pantura
Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027

Taj Yasin yang akrab disapa Gus Yasin mengatakan peningkatan peringkat tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan yang terintegrasi dengan layanan ramah muslim dan penguatan ekonomi syariah. Capaian itu sejalan dengan penyusunan peta jalan pengembangan wisata ramah muslim yang melibatkan perangkat daerah terkait dan Bank Indonesia, dengan fokus pada penguatan fasilitas serta layanan yang dibutuhkan wisatawan muslim.

Ia mencontohkan fasilitas hotel dengan kolam renang terpisah yang telah tersedia di Kabupaten Karanganyar sejak 2024. Menurut dia, praktik tersebut dapat menjadi referensi untuk mengembangkan layanan serupa di daerah lain. Pemprov Jawa Tengah ingin memastikan layanan ramah muslim semakin mudah ditemukan dan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia dan para pemangku kepentingan.

Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola
Baca Juga · Jateng Pantura
Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan bahwa Indonesia menempati peringkat kedua destinasi ramah muslim dunia berdasarkan Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026 dengan skor 79, angka tertinggi yang pernah diraih Indonesia. IMTI sendiri mengukur kesiapan provinsi dalam menyediakan layanan dan pengalaman wisata sesuai kebutuhan wisatawan muslim, dengan penilaian yang mencakup empat aspek utama, yakni akses, komunikasi, lingkungan, dan layanan.

Pemprov Jawa Tengah berharap penguatan fasilitas akomodasi, kuliner halal, sarana ibadah, serta promosi destinasi dapat berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah, sehingga wisatawan memiliki lebih banyak pilihan perjalanan di berbagai daerah.

Sumber: beritajateng.tv, MettaNews.

Tags:
#jawa tengah#wisata ramah muslim#imti 2026#pariwisata#taj yasin#ekonomi syariah
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…