Suarapantura.com - Suasana akhir pekan di Semarang Zoo, Kota Semarang, kini semakin semarak dengan kehadiran tiga anak harimau Benggala yang menjadi magnet baru bagi pengunjung. Tingkah ketiganya yang menggemaskan membuat kawasan wisata keluarga berbasis konservasi dan edukasi tersebut kian ramai didatangi wisatawan.
Ketiga anak harimau tersebut berusia dua setengah bulan. Dua di antaranya berjenis kelamin jantan, sementara satu ekor betina. Mereka merupakan hasil perkawinan dari sepasang harimau Benggala bernama Rangga dan Manis yang menjadi koleksi Semarang Zoo.
Ketiga anak harimau itu masing-masing diberi nama Nara, Lawang, dan Semar. Nama-nama tersebut diberikan langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. Nara diambil dari kata Pandanaran, Lawang dari Lawang Sewu, dan Semar dari Semarang. Pemilihan nama yang merujuk pada ikon kota ini diharapkan semakin memperkuat identitas Semarang Zoo sebagai destinasi wisata unggulan.
Koordinator Bidang Konservasi Satwa Semarang Zoo, drh. Yudi Ardianto, menjelaskan bahwa kelahiran ini merupakan bagian dari program pengembangbiakan yang telah direncanakan sejak satu setengah tahun lalu. Tujuannya adalah menjaga kemurnian genetik harimau Benggala. Pihak pengelola juga mulai mencarikan pasangan dari lembaga konservasi lain melalui tukar-menukar atau hibah satwa agar tidak terjadi perkawinan sedarah.
Saat ini kondisi ketiga anak harimau tersebut dipastikan sehat. Perawatannya dilakukan dengan metode semi-handling, yakni memadukan pola asuh induk dengan pendekatan tim keeper atau perawat satwa. Anak-anak harimau itu dikembalikan kepada induknya, namun tetap dilatih agar terbiasa berinteraksi dengan keeper dan tim medis. Cara ini penting agar saat pemeriksaan kesehatan atau pengobatan, anak harimau tidak merasa terancam.
Induk harimau pun disebut menerima pola perawatan tersebut dengan baik. Ia tidak agresif ketika anaknya dibawa keeper dan tidak menolak saat dikembalikan. Induknya juga masih berusaha mengasuh dengan baik, seperti menjilati dan mengajak bermain. Ketiga anak harimau itu bahkan sudah mulai belajar makan daging ayam atau sapi.
Bagi masyarakat yang ingin melihat langsung kelucuan Nara, Lawang, dan Semar, Semarang Zoo memberlakukan harga tiket masuk sebesar Rp10.000 untuk warga Kota Semarang dan Rp15.000 untuk warga luar kota. Pengunjung juga dapat berinteraksi dan berfoto bersama anak harimau dengan biaya konservasi Rp10.000. Tersedia pula wahana lain, seperti naik unta atau kuda, memberi makan gajah, hingga memberi pakan satwa herbivora.
Manajer Pemasaran Semarang Zoo, Ikha Oktaviani, berharap kehadiran wahana baru ini membuat Semarang Zoo semakin diminati dan siap menghadapi lonjakan pengunjung menjelang pergantian tahun. Kehadiran tiga anak harimau Benggala ini pun menjadi pengingat bahwa kebun binatang tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sarana edukasi dan pelestarian satwa.
Sumber: Diksiber Jateng dan Berlian Media.