Suarapantura.com - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 mulai bergulir. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berharap ajang olahraga multievent itu mampu menggerakkan ekonomi masyarakat di lima kabupaten/kota kawasan Semarang Raya yang menjadi tuan rumah.
Porprov XVII dijadwalkan berlangsung pada 20–30 Oktober 2026 dan dibuka secara resmi pada 25 Oktober di Semarang. Even ini melibatkan 7.993 atlet dan 1.910 ofisial yang bertanding pada 58 cabang olahraga dengan 810 nomor pertandingan. Penyelenggaraannya juga didukung 3.571 perangkat pertandingan.
Pertandingan disebar di lima wilayah, yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, dan Kota Salatiga. Taj Yasin yang juga Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Porprov Jateng mengatakan, penyebaran kontingen di lima daerah itu diharapkan membuat perputaran ekonomi tidak hanya terpusat di Kota Semarang sebagai lokasi pembukaan, tetapi juga merata ke daerah-daerah penyangga.
"Artinya, perputaran ekonomi kita berharap dengan penempatan atlet-atlet yang tersebar di lima kabupaten kota ini bisa menunjang ekonominya," kata tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Rabu (21/10/2026).
Ribuan atlet, ofisial, dan perangkat pertandingan yang terlibat menjadi potensi pasar bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Panitia mencatat pemanfaatan 106 hotel dan penginapan di lima daerah tuan rumah, terdiri atas 42 hotel di Kota Semarang, 25 di Kendal, 18 di Salatiga, 13 di Kabupaten Semarang, dan delapan di Demak.
Selain akomodasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga berupaya memperluas peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal. Gus Yasin mengatakan, para pelaku UMKM diajak terlibat dalam rangkaian pembukaan dan penutupan Porprov serta memanfaatkan keramaian di berbagai venue pertandingan.
Sebelumnya, dalam pertemuan Chef de Mission awal Oktober lalu, Taj Yasin juga menegaskan bahwa Porprov XVII menjadi bagian penting pembinaan atlet menuju prestasi nasional hingga internasional. Even ini diarahkan menjadi salah satu tahapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Pada saat itu, Pemprov mencatat kepesertaan 7.990 atlet dan 1.911 ofisial yang memperebutkan 2.769 medali dari 58 cabang olahraga.
Menurut Gus Yasin, kesuksesan Porprov XVII tidak hanya diukur dari prestasi di lapangan, tetapi juga dari kemampuan even ini memberi dampak nyata bagi masyarakat, termasuk membuktikan kesiapan Jawa Tengah apabila dipercaya menjadi tuan rumah PON pada masa mendatang.
Sumber: Cakram.net, Zonapasar.com