Suarapantura.com - Agus Nur Hadie resmi meninggalkan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyumas setelah lebih dari dua tahun menjabat. Ia dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Rabu (21/10/2026).
Dalam prosesi yang sama, Bupati Sadewo juga melantik Arif Triyanto sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Banyumas. Sementara kursi Sekda yang ditinggalkan Agus untuk sementara diisi oleh Kepala Bapperida Banyumas, Dedi Nurhasan, sebagai pelaksana harian (Plh).
Pergantian ini bermula dari permohonan pribadi Agus yang disampaikan langsung kepada bupati pada 12 Mei 2026, kemudian diperkuat melalui surat resmi pada 14 September 2026. Menurut Agus, keinginannya berpindah jabatan didasari kebutuhan untuk merasakan suasana kerja yang berbeda.
"Semata hanya ingin suasana kerja lain. Yang penting bagi saya, jabatan apa saja tidak masalah selama masih bermanfaat bagi orang lain," ujar Agus usai pelantikan.
Agus juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sadewo Tri Lastiono dan Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti yang telah menyetujui permohonannya. "Alhamdulillah akhirnya hari ini saya dilantik. Saya telah menjabat sekda sejak tanggal 17 Juli 2024 sampai 21 Oktober 2026," katanya.
Agus menilai rotasi jabatan ini sejalan dengan kebiasaan pada masa Bupati Marjoko, ketika pergantian Sekda dilakukan setiap dua tahun. Ia memandang rotasi menjadi kesempatan bagi generasi yang lebih muda untuk melanjutkan tugas pemerintahan.
"Staf ahli itu harus diminta atau tidak diminta memberikan saran dan masukan terhadap program Bupati. Kami akan mengawal Trilas Program agar bisa bermanfaat bagi masyarakat," ujar Agus.
Bupati Sadewo mengaku sempat tidak langsung menindaklanjuti permohonan Agus karena mempertimbangkan keberlangsungan pemerintahan. "Beliau meminta dimutasikan, karena alasannya waktu itu sudah dua tahun, ya regenerasi. Tapi waktu itu tidak saya tanggapi," ujar Sadewo.
Usai pelantikan, Agus menegaskan perpindahan jabatannya tidak berkaitan dengan penyelidikan dugaan korupsi di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang turut menyeret namanya. Menurut Agus, permohonan mutasi telah diajukan jauh hari sebelum persoalan tersebut mencuat.
"Saya tegaskan kembali bahwa permohonan mutasi saya tidak terkait dengan permasalahan Unsoed karena jauh hari saya sudah mengajukan permohonan," kata Agus.
Dalam kesempatan yang sama, Sadewo menyampaikan apresiasi atas kinerja Agus selama bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas. Ia menilai kolaborasi keduanya menghasilkan percepatan pengembangan layanan transportasi publik Trans Banyumas yang sebelumnya berjalan lambat.
Setelah menempati posisi baru, Agus menyatakan akan tetap menjalankan tanggung jawabnya secara maksimal serta mendukung visi, misi, dan program kerja bupati dan wakil bupati.
Sumber: myinfo.id, berswaranews.id, mercusuarnews.co