Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Kekeringan Pati Berlangsung Lebih dari Empat Bulan, Warga Andalkan Bantuan Air

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: JatengPos.co.id

Suarapantura.com - Kekeringan yang melanda Kabupaten Pati kian memprihatinkan. Memasuki lebih dari empat bulan, puluhan ribu warga di puluhan desa terpaksa bertahan hidup di tengah keterbatasan pasokan air bersih, dengan mengandalkan bantuan yang datang tidak menentu.

Salah satu wilayah terdampak paling parah adalah Desa Ronggo, Kecamatan Jaken. Desa yang berada di ujung timur Pati dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Rembang serta Blora ini tercatat menjadi salah satu kawasan yang paling jarang tersentuh pasokan bantuan.

Umi Mayasari, warga Desa Ronggo, menuturkan desanya telah berjuang menghadapi kekeringan selama lebih dari empat bulan tanpa kepastian pasokan air bersih.

"Kekeringan sudah empat bulan lebih. Tiap hari mengandalkan bantuan orang-orang yang mempunyai air bersih. Namun bantuan air tidak menentu, jarang tiba," ujar Umi saat ditemui di lokasi, Senin (19/10/2026), seperti dikutip JatengPos.co.id.

Tingginya kebutuhan air untuk mandi, mencuci, buang air, memasak, hingga minum ternak membuat pasokan dari truk tangki langsung ludes dalam waktu sehari. Warga pun menyiapkan belasan hingga puluhan galon maupun jeriken untuk menampung air, Umi sendiri mengaku menyediakan kurang lebih 20 galon di rumahnya.

Solo Amankan Runner-Up Porprov Jateng 2026
Baca Juga · Jateng Pantura
Solo Amankan Runner-Up Porprov Jateng 2026

Karena bantuan dari pemerintah maupun para dermawan tidak datang setiap hari, warga terpaksa memutar otak. Sebagian memilih mencari sumber mata air ke area persawahan atau desa tetangga, sementara sebagian lainnya terpaksa membeli air galon komersial.

"Kalau tidak ada bantuan, kami terpaksa beli air galonan seharga Rp5.000 per galon. Sehari bisa habis 2 sampai 3 galon. Ya, dicukup-cukupin dan diirit-irit," tutur Umi.

Dalam sebulan, pengeluaran khusus untuk air bersih ini membengkak hingga mencapai ratusan ribu rupiah. Warga pun berharap ada solusi jangka panjang dari pemerintah daerah untuk mengatasi kekeringan yang berulang setiap tahun.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati mencatat tujuh kecamatan masuk dalam tingkat kekeringan berat atau zona terdampak cukup parah.

115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang
Baca Juga · Jateng Pantura
115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang

Kepala BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya, mengungkap ketujuh kecamatan itu meliputi Kecamatan Gabus, Tambakromo, Kayen, Winong, Pucakwangi, Jakenan, dan Jaken.

"Di tujuh kecamatan tersebut, tercatat sebanyak 34 desa mengalami dampak kekeringan berat," ungkapnya, Minggu (18/10/2026), seperti dikutip BeritaJateng.id.

Secara keseluruhan, kekeringan meluas ke 12 kecamatan dengan total 75 desa. Dari wilayah tersebut, sekitar 13.698 kepala keluarga atau 45.618 jiwa kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan.

Untuk membantu warga, DPRD Pati telah menyiapkan bantuan sebanyak 100 tangki air bersih. Setiap tangki memuat sekitar 6.000 liter air bersih.

Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027
Baca Juga · Jateng Pantura
Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027

Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, mengatakan bantuan tersebut akan disalurkan secara bertahap ke sejumlah wilayah yang membutuhkan, dengan prioritas awal warga di Desa Wuwur, Kecamatan Gabus.

"Untuk sementara kita alokasikan 100 tangki yang dibagi di beberapa titik. Selanjutnya nanti menyusul," ujarnya. Distribusi direncanakan berlanjut selama sepekan ke depan, menyasar wilayah Jaken, Jakenan, Pucakwangi, dan daerah lain yang mengalami kekurangan air bersih.

Sumber: JatengPos.co.id, BeritaJateng.id

Tags:
#kekeringan pati#air bersih#bencana kekeringan#jawa tengah#bpbd
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…