Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Kebakaran Gunung Sumbing Padam, Gubernur Jateng Percepat Reboisasi dan Perbaiki Pipa Air Warga

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: Espos.id

Suarapantura.com - Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Sumbing akhirnya padam sepenuhnya. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan tidak ada lagi titik api yang muncul di petak-petak yang sempat terbakar, dan meminta jajarannya segera beralih ke tahap pemulihan pascabencana.

Kepastian itu disampaikan Luthfi saat meninjau sekaligus bertemu para relawan di Basecamp Bimawari, Desa Wonosari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Minggu (25/10/2026). Ia didampingi Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan, Bupati Temanggung Agus Setyawan, dan Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat.

Menurut Luthfi, pekerjaan setelah api padam justru tidak kalah penting. Tim di lapangan diminta melakukan evaluasi dampak kebakaran, patroli lanjutan, serta mempercepat rehabilitasi kawasan yang terdampak.

"Banyak pipa-pipa kita yang terbakar atau rusak itu harus kita recovery (pulihkan). Kemudian lakukan reboisasi terkait dengan pascabencana. Beberapa masyarakat mengusulkan untuk diberikan tanaman-tanaman yang siap untuk direboisasi kembali. Reboisasi kita lakukan bersama," kata Luthfi.

115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang
Baca Juga · Jateng Pantura
115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang

Kerusakan pipa air bersih menjadi perhatian utama karena menyangkut kebutuhan dasar warga di lereng gunung. Berdasarkan laporan masyarakat, sejumlah saluran pipa air bersih terbakar atau rusak sehingga perlu segera diperbaiki. Di beberapa titik, api bahkan sudah masuk ke kawasan hutan dan membakar pepohonan keras.

Luthfi menekankan evaluasi dampak harus berpijak pada data yang faktual dan tepat. Pendataan itu mencakup dampak terhadap lingkungan, mulai dari vegetasi dan satwa liar hingga luas petak yang terbakar di wilayah Wonosobo, Magelang, dan Temanggung.

Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, Dimyati, mengatakan kebakaran Gunung Sumbing di tiga kabupaten tersebut telah padam sepenuhnya sejak Sabtu (24/10/2026). Pantauan melalui aplikasi Sipalaga atau Sipongi Kementerian Kehutanan pun sudah tidak menunjukkan titik api maupun asap.

Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027
Baca Juga · Jateng Pantura
Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027

"Kita pantau hari ini dari Sipongi, Gunung Sumbing bersih dari titik api dan asap kebakaran," ujarnya.

Luas kawasan yang terbakar mencapai 974,29 hektare, terdiri atas Wonosobo 362 hektare, Magelang 213 hektare, dan Temanggung 398,89 hektare. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp189,3 juta. Kawasan yang terbakar sebagian besar berupa savana yang dipenuhi ilalang dan rumput hutan, meski di sebagian wilayah Wonosobo terdapat pula tumbuhan keras.

Di sisi lain, Luthfi mengapresiasi gotong royong warga, relawan, TNI/Polri, BPBD, dan Perhutani yang memadamkan api lewat jalur darat. Ia juga mengingatkan pentingnya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang, antara lain dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak membakar sembarangan di wilayah gunung.

Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola
Baca Juga · Jateng Pantura
Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola

Penyebab kebakaran sendiri masih diselidiki dengan indikasi awal human error atau ulah manusia. Sementara itu, penutupan sementara jalur pendakian masih berlaku di semua gunung di Jawa Tengah sembari menunggu hasil evaluasi.

Sumber: Espos.id, ZonaPasar.com, PeristiwaSolo.com, dan ANTARA News Jateng.

Tags:
#gunung sumbing#kebakaran hutan#jawa tengah#reboisasi#ahmad luthfi
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…