Suarapantura.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memprakirakan hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di berbagai wilayah Jawa Tengah pada Senin, 26 Oktober 2026. Prakiraan tersebut berlaku untuk periode pukul 07.00 hingga 19.00 WIB, dengan waktu turunnya hujan yang berbeda-beda di setiap daerah.
Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Gempita Icky Dzikrillah, menjelaskan bahwa kondisi langit pada pagi hari diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Memasuki siang hingga awal malam, kondisi umumnya berawan dengan potensi hujan di sejumlah wilayah. "Pagi cerah berawan hingga berawan. Siang/sore hingga awal malam, umumnya berawan," kata Gempita dalam keterangan tertulis pada Senin (26/10/2026).
Untuk suhu udara, BMKG memprakirakan rentang 16 hingga 35 derajat Celsius di Jawa Tengah, dengan kelembapan udara 45 hingga 95 persen. Sejumlah daerah bahkan diprakirakan mencapai suhu maksimum 35 derajat Celsius, antara lain Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Pemalang, Brebes, Solo, Semarang, Pekalongan, dan Tegal.
Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Sragen, Grobogan, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Magelang, Bumiayu, dan Ambarawa. Sementara itu, hujan ringan diprakirakan turun di Cilacap, Kebumen, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Brebes, Solo, Salatiga, Semarang, Pekalongan, Tegal, dan Majenang.
Prakiraan ini sejalan dengan peringatan dini BMKG untuk periode 25 hingga 27 Oktober 2026 yang menempatkan Jawa Tengah dalam kategori waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat. Warga yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menyesuaikan rencana perjalanan, membawa perlengkapan hujan, dan mewaspadai kondisi jalan yang licin saat hujan turun.
BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika atmosfer setempat. Karena itu, masyarakat diminta memantau pembaruan resmi BMKG sebelum beraktivitas, terutama pada siang hingga malam hari ketika potensi hujan lebih besar.
Pengendara sepeda motor dan pejalan kaki menjadi kelompok yang paling merasakan perubahan cuaca ini, sehingga kewaspadaan ekstra diperlukan saat hujan mulai turun pada sore hari.
Sumber: BSI News, Detikcom, dan peringatan dini BMKG.