Suarapantura.com - Tim sepak bola Kota Surakarta mencetak sejarah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Untuk pertama kalinya, kontingen Kota Bengawan meraih medali emas sepak bola setelah menaklukkan tuan rumah Kota Semarang melalui adu penalti di Stadion Citarum, Semarang, Selasa (27/10/2026).
Pertandingan final berjalan ketat sejak awal. Surakarta unggul lebih dulu pada menit ke-72 lewat gol Alvaro. Semarang yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri tidak menyerah dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-79 melalui Rafael Raya Saputra. Skor imbang itu bertahan hingga waktu normal berakhir, sehingga pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.
Pada babak tos-tosan, Surakarta tampil lebih tenang. Kiper Arya Sheka menggagalkan dua eksekusi pemain Semarang, sementara satu tendangan lawan lainnya meleset. Surakarta pun menang 3-1 dalam adu penalti dan memastikan medali emas bersejarah tersebut.
Manajer tim sepak bola Kota Surakarta, Rianto Ardi Nugroho, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian anak asuhnya. Menurut dia, gelar itu merupakan buah kerja keras seluruh tim dan dukungan masyarakat Kota Surakarta selama masa persiapan. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai momen pecah telur bagi sepak bola Solo di Porprov.
Pelatih kepala tim, Agus Pratikto, mengakui kondisi fisik pemain tidak sepenuhnya prima pada laga final karena jadwal pertandingan yang berdekatan. Ia menilai mental juara justru menjadi faktor penentu, karena para pemain tetap fokus dan berjuang hingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
Di kubu Semarang, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti yang menyaksikan langsung final di Stadion Citarum tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu melaju hingga partai puncak. Ia juga menyampaikan selamat kepada Kota Surakarta atas gelar juara yang diraih.
Ke depan, manajemen tim berharap emas Porprov ini menjadi awal pembinaan sepak bola Surakarta yang lebih baik. Para pemain muda diharapkan terus mendapat wadah pembinaan hingga level senior, sehingga prestasi ini tidak berhenti sebagai capaian sesaat. Agus juga berharap keberhasilan tersebut menginspirasi masyarakat Solo dan mendorong perkembangan sekolah sepak bola yang dinaungi PSSI Kota Surakarta.
Sumber: Espos.id dan Beritajateng.tv