Suarapantura.com - Sebanyak 147 pegulat dari 20 kabupaten dan kota di Jawa Tengah bertanding memperebutkan 18 medali emas pada cabang olahraga gulat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Pertandingan berlangsung selama empat hari, 27 hingga 30 Oktober 2026, di Gedung Wisma Halim, Kabupaten Demak.
Seluruh peserta merupakan atlet yang telah lolos babak kualifikasi Pra-Porprov. Mereka didampingi 37 pelatih dan turun dalam tiga nomor pertandingan, yakni gaya Grego, gaya bebas putra, dan gaya bebas putri. Sebanyak 18 kelas dipertandingkan, sehingga setiap kelas memperebutkan satu medali emas.
Pembukaan cabang gulat di Wisma Halim, Desa Karangrejo, Kecamatan Wonosalam, dihadiri jajaran pengurus olahraga daerah. Hadir di antaranya Ketua KONI Demak Suryo Hadi Wibowo, Ketua Umum Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah Sujarwo, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Demak Endah Cahya Rini.
Bupati Demak Eisti'anah menyambut para atlet, pelatih, dan ofisial yang datang dari berbagai daerah. Ia menyebut Demak mendapat kehormatan menjadi tuan rumah empat cabang olahraga pada Porprov XVII, yaitu gulat, drumband, sepak takraw, dan bulutangkis.
Menurut Bupati, Porprov bukan sekadar ajang perebutan medali. Kompetisi ini juga menjadi sarana mengukur hasil pembinaan atlet di masing-masing daerah serta pijakan untuk meningkatkan kemampuan atlet yang nantinya dipersiapkan mewakili Jawa Tengah pada kejuaraan tingkat nasional.
Ia pun berpesan agar atlet yang meraih kemenangan tidak bersikap jumawa, sementara atlet yang belum berhasil menjadikan hasil pertandingan sebagai motivasi untuk tampil lebih baik pada kesempatan berikutnya.
Ketua Umum Pengprov PGSI Jawa Tengah Sujarwo mengapresiasi Kabupaten Demak yang kembali dipercaya menjadi tuan rumah cabang gulat. Demak sebelumnya pernah menyelenggarakan kejuaraan gulat tingkat provinsi pada 2019 dan 2022.
Sujarwo menilai fasilitas pertandingan yang disiapkan panitia sangat baik dan suasananya menyerupai arena Pekan Olahraga Nasional (PON). Ia berharap pertandingan berjalan lancar, para pegulat tampil maksimal dengan menjunjung sportivitas, serta mampu mempertahankan prestasi Jawa Tengah di tingkat nasional.
Para juara Porprov nantinya diharapkan dapat menjadi bagian dari pembinaan menuju Pra-PON. Di sisi lain, kehadiran ratusan atlet dan pendamping dari berbagai daerah selama pertandingan juga diharapkan memberi dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Demak.
Selain bertanding, para peserta juga diajak menikmati suasana Kabupaten Demak yang dikenal dengan wisata religi dan kuliner khasnya. Panitia berharap penyelenggaraan Porprov di Demak tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga ikut mendorong kemajuan olahraga dan lahirnya pegulat Jawa Tengah yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Sumber: JatengDaily dan Suara Kota Wali (Pemerintah Kabupaten Demak).