Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Pemprov Jateng Buka Beasiswa S1-S2 untuk Guru Madin, Pendaftaran 28 Oktober-22 November

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: Asbestos Abatement Services

Suarapantura.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka beasiswa kuliah bagi guru Madrasah Diniyah (Madin) di seluruh wilayahnya. Program ini menyasar guru yang sedang atau akan menempuh pendidikan jenjang sarjana (S1) dan magister (S2), baik melalui jalur reguler maupun Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Besaran bantuan yang disiapkan berbeda untuk tiap jenjang. Untuk S1, beasiswa diberikan sebesar Rp2,5 juta per semester selama enam semester dan mulai berlaku pada Desember 2026. Sementara untuk S2, bantuan sebesar Rp3 juta per semester diberikan selama tiga semester.

Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Prof. Hasyim Muhammad, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberi dukungan kepada guru Madin agar bisa melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kualitas keilmuan mereka. Menurut dia, peningkatan kualitas guru pada akhirnya akan berdampak pada kemajuan pendidikan di Jawa Tengah.

Ia menilai guru Madin memegang peran penting sebagai penjaga ilmu dan akhlak generasi muda. Lembaga pendidikan keagamaan nonformal ini mengajarkan ilmu-ilmu agama Islam secara klasikal dan berjenjang kepada anak-anak, sehingga para pengajarnya dinilai layak mendapat dukungan untuk melanjutkan studi.

115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang
Baca Juga · Jateng Pantura
115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang

Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi calon penerima. Pendaftar harus merupakan penduduk Jawa Tengah, dengan usia minimal 21 tahun untuk S1 dan 23 tahun untuk S2, yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk atau kartu keluarga. Selain itu, pendaftar harus berstatus guru di Madrasah Diniyah yang berada di Jawa Tengah dan sudah terdaftar atau memiliki izin dari Kementerian Agama.

Status sebagai guru Madin harus dibuktikan dengan surat keputusan kepala madrasah tentang pengangkatan, ditambah surat keterangan aktif mengajar dari kepala madrasah yang sama. Pendaftar juga harus diusulkan atau direkomendasikan oleh madrasah tempatnya mengajar.

Syarat lainnya, pendaftar telah diterima sebagai mahasiswa di perguruan tinggi di Jawa Tengah yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dibuktikan dengan bukti penerimaan atau kartu hasil studi. Pendaftar juga tidak sedang menerima beasiswa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, serta bersedia menandatangani kesepakatan bersama dengan Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren Provinsi Jawa Tengah.

Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027
Baca Juga · Jateng Pantura
Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027

Tahapan seleksi diawali dengan seleksi administrasi. Berkas yang disiapkan meliputi formulir pendaftaran, kartu tanda penduduk atau kartu keluarga, surat rekomendasi madrasah, surat keputusan pengangkatan, surat keterangan aktif mengajar, serta bukti diterima di perguruan tinggi atau kartu hasil studi semester terakhir.

Peserta yang lolos seleksi administrasi selanjutnya mengikuti wawancara. Materi wawancara mencakup motivasi dan pengabdian di Madrasah Diniyah, wawasan kebangsaan, serta pengetahuan keislaman.

Jadwal yang diumumkan adalah pendaftaran pada 28 Oktober hingga 22 November 2026, seleksi pada 23 hingga 30 November 2026, dan pengumuman hasil pada 1 Desember 2026. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sedangkan pendaftaran dilakukan melalui aplikasi JNN atau Jateng Ngopeni Ngelakoni.

Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola
Baca Juga · Jateng Pantura
Verifikasi KDKMP Jateng Tembus 95 Persen, Pemprov Kejar Sisa Data dan Perkuat Pengelola

Program ini menjadi kelanjutan dari rangkaian beasiswa yang sebelumnya digulirkan melalui LFSP dalam program Pesantren Obah, antara lain beasiswa santri dan pengasuh pesantren serta beasiswa mahasantri Ma'had Aly dan santri penggerak. Bagi guru Madin yang berminat, persiapan dokumen sejak awal menjadi langkah penting agar tidak terkendala pada tahap seleksi administrasi.

Sumber: JatengPos dan Seputarjateng.id.

Tags:
#jawa tengah#beasiswa#guru madin#madrasah diniyah#pemprov jateng
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…