Suarapantura.com - Program pengembangan talenta musik Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 3 resmi diluncurkan di Lokananta Solo, Kota Surakarta, pada Kamis (29/10/2026) sore. Peluncuran tersebut sekaligus membuka pendaftaran peserta bagi musisi dari Solo maupun berbagai daerah di Indonesia.
Program ini digagas PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) dan menjadi bagian dari peringatan 70 tahun Lokananta. Lokananta merupakan studio sekaligus perusahaan rekaman pertama milik negara yang berdiri di Solo, dan kini dikembangkan sebagai pusat kreatif dan komersial yang memadukan pelestarian warisan musik dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pendaftaran BML Vol. 3 dibuka mulai 29 Oktober hingga 31 Desember 2026 dan tidak dipungut biaya. Calon peserta dapat mendaftar melalui situs resmi lokanantabloc.com. Program ini diharapkan memberi kesempatan bagi musisi pendatang baru lintas genre untuk mengikuti pembinaan dan mengembangkan karier di industri musik.
Pembinaan yang disiapkan bersifat menyeluruh. Peserta akan melewati proses kurasi, Lokananta Studio Gigs, pendampingan dari praktisi industri, rekaman profesional, perilisan karya, hingga tur promosi. Kepala Grup Komunikasi Perusahaan dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PPA, Agrie Pratama, menjelaskan pembinaan itu tidak hanya mengasah kemampuan bermusik, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman tentang produksi rekaman, pengelolaan karier, distribusi karya, hingga aspek bisnis musik.
Menurut PPA, program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan. Program tersebut juga dikaitkan dengan upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia serta memperluas kesempatan generasi muda untuk berkarya dan berkontribusi di sektor ekonomi kreatif.
Antusiasme peserta terus meningkat dari satu volume ke volume berikutnya. Pada BML Vol. 1 tercatat 118 peserta, sedangkan pada Vol. 2 jumlahnya naik menjadi 256 peserta. Program Director BML Vol. 3, In Magma, memperkirakan minat pada volume ketiga akan semakin besar. Nilai manfaat sosial program yang dihitung PPA juga naik, dari skor 7,13 pada Vol. 1 menjadi 7,46 pada Vol. 2.
Proses seleksi Vol. 3 melibatkan tiga juri, yakni Bonita, Stephanus Adjie, dan Dimazs Joe. Selain itu, akan digelar coaching clinic bersama musisi kenamaan. Sejumlah musisi dan profesional industri musik juga terlibat sebagai juri dan mentor pada penyelenggaraan sebelumnya, di antaranya Iga Massardi, Lafa Pratomo, Kukuh Rizal, Endah Widiastuti, Ferry Dermawan, dan Satria Ramadhan.
In Magma menjelaskan, BML Vol. 3 juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan peran Lokananta sebagai pusat kreatif dan komersial. Sejak dibuka kembali untuk publik pada 2023, Lokananta tercatat menerima 1.246.440 kunjungan dan menjadi lokasi 497 kegiatan. Melalui program ini, Lokananta Records kembali diaktifkan sebagai wadah menemukan, merekam, memproduksi, dan mendistribusikan karya musisi generasi baru.
Dwiki dari grup Barmy Blokes, salah satu finalis BML Vol. 2, menilai program ini layak dicoba, terutama bagi grup musik yang masih merintis perjalanan di industri. Menurutnya, rangkaian lokakarya, rekaman profesional, hingga tur promosi memberi kesempatan menambah wawasan, memperluas jaringan, dan memperoleh pengalaman baru.
Sumber: Espos.id, Feedberry