Suarapantura.com - Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, menggelar Festival Masakan Tengkleng Kambing di pendapa kecamatan setempat pada Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini digelar untuk melestarikan kekayaan kuliner khas Solo sekaligus membuka ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang kuliner.
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani membuka festival tersebut. Ia mendorong pengembangan kuliner tradisional sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekaligus daya tarik pariwisata Kota Solo.
Menurut Astrid, festival ini merupakan bentuk apresiasi atas inisiatif Kecamatan Pasar Kliwon dalam mengangkat kuliner khas daerah. Kegiatan semacam ini dinilai mampu menjaga warisan kuliner sekaligus memberi panggung bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas.
Astrid menilai tengkleng bukan sekadar hidangan. Bagi masyarakat Solo, tengkleng merupakan bagian dari sejarah dan tradisi kuliner yang terus berkembang dari generasi ke generasi. Karena itu, kekayaan kuliner seperti ini perlu dijaga dan diperkenalkan agar generasi muda tetap mengenal serta merasa bangga terhadap kuliner khas daerahnya.
Dari sisi ekonomi, festival kuliner dinilai memiliki dampak yang lebih luas. Manfaatnya tidak hanya dirasakan pedagang makanan, tetapi juga menggerakkan rantai usaha lain, mulai dari pemasok bahan pangan, pedagang pasar, hingga pelaku usaha pendukung yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meramaikan suasana, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Astrid. Ia berharap dampak festival dapat dirasakan pedagang tengkleng, pemasok bahan pangan, pedagang pasar, dan pelaku usaha lain yang terlibat.
Astrid juga mengingatkan para pelaku usaha kuliner untuk terus menjaga kualitas rasa, kebersihan, dan keamanan pangan. Selain itu, pemanfaatan media digital perlu ditingkatkan agar produk kuliner lokal semakin dikenal dan mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.
Pemerintah Kota Solo menyatakan akan terus mendukung kegiatan yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kekayaan budaya lokal. Festival Masakan Tengkleng Kambing Kecamatan Pasar Kliwon diharapkan dapat diselenggarakan secara berkelanjutan dan dikembangkan menjadi salah satu agenda yang memperkuat daya tarik wisata kuliner Kota Solo.
Dalam festival tersebut, penyelenggara juga menggelar lomba memasak tengkleng antarkelurahan. Setelah penilaian selesai, tengkleng yang dilombakan dibagikan kepada warga yang hadir, lalu disantap bersama-sama.
Camat Pasar Kliwon Ari Wibowo menyampaikan hasil lomba tersebut. Kelurahan Kedunglumbu meraih juara pertama dengan hadiah Rp1,5 juta, Kelurahan Semanggi meraih juara kedua dengan hadiah Rp1 juta, sedangkan Kelurahan Joyosuran meraih juara ketiga dengan hadiah Rp750 ribu.
Melalui festival ini, kuliner tradisional diharapkan tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga menjadi peluang usaha dan sumber penghidupan bagi masyarakat Solo.
Berita ini disusun berdasarkan laporan Espos.id dan Lesindo.