Suarapantura.com - Prestasi bersejarah ditorehkan kontingen panjat tebing Kabupaten Karanganyar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Karanganyar membawa pulang dua medali emas, capaian yang disebut sebagai yang pertama dalam dua dekade terakhir.
Ketua Pengurus Cabang FPTI Karanganyar, Aan Shopuanudin, menyampaikan bahwa dua emas tersebut menjadi sejarah baru bagi panjat tebing daerahnya. Selama 20 tahun, kontingen Karanganyar belum pernah meraih dua emas dalam satu penyelenggaraan Porprov.
Salah satu emas dipersembahkan Galang A yang menjadi juara pertama nomor speed Asia putra pada Minggu, 25 Oktober 2026. Galang mencatatkan waktu 8,2 detik dan mengungguli atlet dari Kudus dan Banyumas. Catatan tersebut juga dikonfirmasi pemberitaan lain yang menempatkan Galang di posisi pertama nomor tersebut, di depan wakil Kudus.
Aan menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang memperkuat Karanganyar. Sebanyak sembilan atlet diterjunkan dalam kejuaraan ini, yakni Kirana, Dexca, Ais, David, Ardi, Erpin, Galang, Hanif, dan Raihan, dengan didampingi kepala pelatih Muh Mifta Safii.
Pada Porprov yang berlangsung 20 hingga 30 Oktober 2026 itu, panjat tebing Karanganyar turun di sejumlah nomor, mulai dari boulder perorangan putra dan putri, lead perorangan putri, speed klasik perorangan putra dan putri, hingga speed Asia perorangan putra dan putri. Kontingen juga tampil pada nomor beregu dan campuran.
Di luar panjat tebing, kontingen Karanganyar secara keseluruhan mengumpulkan 16 emas, 24 perak, dan 27 perunggu hingga Jumat, 30 Oktober 2026 pagi, dan menempati peringkat ke-16. Jumlah emas itu telah melampaui target 15 emas yang ditetapkan Ketua KONI Karanganyar, Bagus Selo. Para peraih emas juga dijanjikan bonus Rp50 juta per orang.
Aan berharap capaian dua emas tersebut menjadi penyemangat bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan orang tua, atlet, pelatih, ofisial, dan jajaran pengurus yang saling mendukung sepanjang Porprov.
Bagi pengurus, capaian ini menjadi modal penting untuk pembinaan berikutnya, terutama bagi atlet-atlet muda yang baru pertama kali merasakan persaingan di ajang provinsi.
Sumber: JatengPress, BerswaraNews, KabarKaranganyar.