Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Gubernur Luthfi Desak KONI Pecat Personel Tak Profesional Buntut Dua Atlet Porprov Meninggal

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: BeritaJateng.tv

Suarapantura.com - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah menindak tegas personel yang dinilai tidak profesional selama penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XVII 2026. Permintaan itu disampaikan Luthfi saat ditemui di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa (3/11/2026), menyusul meninggalnya dua atlet selama ajang tersebut.

Luthfi bahkan meminta personel yang tidak profesional itu diberhentikan. Ia mengatakan langkah tersebut sudah disampaikan kepada KONI, meski ia mengaku masih perlu memastikan kembali siapa saja personel yang sudah diberhentikan.

Menurut Luthfi, Pemprov Jateng juga akan memanggil panitia pelaksana untuk mengevaluasi penyelenggaraan Porprov. Ia menilai perencanaan kegiatan menjadi hal pertama yang harus dimatangkan, dan kesiapan penyelenggaraan sebelumnya perlu ditinjau kembali agar ajang serupa ke depan berjalan lebih baik.

Ndarboy Genk Mundur dari GSI Youth Fest 2026 di Solo
Baca Juga · Jateng Pantura
Ndarboy Genk Mundur dari GSI Youth Fest 2026 di Solo

Luthfi juga menyampaikan akan memanggil KONI agar hasil evaluasi sebelumnya ditinjau kembali.

Terkait kemungkinan adanya kelalaian, Luthfi menegaskan penilaian itu bukan kewenangan Pemprov maupun KONI. Ia menyerahkan penilaian dugaan kelalaian kepada kepolisian, termasuk apakah kelalaian itu berkaitan dengan korban meninggal dunia, luka-luka, maupun keadaan kahar.

Pemprov Jateng Dukung Kongres IPNU XXI dan IPPNU XX di Kendal
Baca Juga · Jateng Pantura
Pemprov Jateng Dukung Kongres IPNU XXI dan IPPNU XX di Kendal

Porprov Jateng XVII 2026 berlangsung pada 21-31 Oktober 2026 dan diikuti 7.990 atlet yang bertanding pada 58 cabang olahraga. Selama kompetisi, tercatat 157 atlet menjalani rawat jalan, 14 atlet menjalani observasi, dan 22 atlet mengalami cedera serius hingga harus dirawat di rumah sakit.

Dua atlet yang meninggal dunia adalah Syabilla Rizkia Putri Raharja, 22 tahun, atlet selam kontingen Jepara, dan Ayudiah Rivana Tridiandinata, 19 tahun, atlet pencak silat kontingen Kota Semarang. Syabilla meninggal saat mengikuti nomor selam laut open water finswimming sejauh 3.000 meter, sementara Ayudiah meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya Ayudiah masih memerlukan penelusuran lebih lanjut.

PIMNAS ke-39 Resmi Dibuka di Undip Semarang, Diikuti 100 Kampus
Baca Juga · Jateng Pantura
PIMNAS ke-39 Resmi Dibuka di Undip Semarang, Diikuti 100 Kampus

Ketua Seksi Kesehatan Pengurus Besar Porprov Jateng 2026, Elhamangto Zuhdan, menjelaskan kondisi atlet yang dirujuk ke rumah sakit beragam, mulai dari patah tulang hingga pendarahan. Data kesehatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi yang diminta Luthfi agar keselamatan atlet lebih terjamin pada penyelenggaraan berikutnya.

Sumber: Espos.id, BeritaJateng.tv

Tags:
#jawa tengah#porprov jateng#koni jateng#ahmad luthfi#atlet#semarang
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…