Suarapantura.com - Kabar mundurnya Ndarboy Genk dari panggung GSI Youth Fest Hero Summit 2026 di Solo dipastikan melalui pernyataan resmi manajemennya. Grup musik dangdut koplo asal Yogyakarta itu menyatakan tidak akan tampil dalam acara yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 8 November 2026.
Manajemen Ndarboy Genk, Mabes Balker, menyampaikan keputusan tersebut lewat akun Instagram resmi sang musisi pada Selasa, 3 November 2026. Dalam pernyataan itu, Mabes Balker menegaskan pengunduran diri berlaku untuk acara di Solo dan telah disampaikan secara terbuka kepada publik.
Mabes Balker menjelaskan, kerja sama dengan penyelenggara sebenarnya sudah terjalin sejak lama. Namun, pada saat kesepakatan dibuat, pihak manajemen mengaku belum mengetahui susunan penampil maupun pengisi acara lainnya. Situasi yang berkembang belakangan kemudian membuat manajemen memilih langkah mundur.
Manajemen juga menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang datang dari masyarakat, terutama melalui media sosial. Kritik dan aspirasi tersebut diterima dengan lapang dada sebagai bentuk kepedulian para penggemar terhadap sang musisi.
Selain itu, Mabes Balker menilai penyelenggara acara turut terdampak oleh dinamika situasi yang terjadi, padahal kegiatan tersebut pada dasarnya memiliki tujuan positif bagi generasi muda. Keputusan mundur disebut sebagai bentuk kepedulian dan sikap atas isu yang tengah beredar.
Atas pembatalan penampilan itu, manajemen menyampaikan permohonan maaf kepada penyelenggara dan penggemar yang sudah menantikan kehadiran Ndarboy Genk di Solo. Manajemen juga berjanji akan menyapa para penggemarnya lewat agenda Kopdar Loro Ati pada kesempatan lain.
Pengunduran diri Ndarboy Genk terjadi di tengah sorotan publik terhadap polemik yang menyeret nama Raffi Ahmad. Raffi, yang menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, sebelumnya menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran HI, Jakarta, pada 29 Oktober 2026. Kehadirannya menuai kritik setelah muncul dugaan adanya mahasiswa bayaran untuk meramaikan kegiatan tersebut.
Sehari sebelumnya, pada 28 Oktober 2026, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia bersama aliansi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil menggelar demonstrasi di lokasi yang sama. Polemik itu kemudian memicu seruan boikot di media sosial.
Panitia GSI Youth Fest sendiri telah memutuskan untuk membatalkan undangan kepada Raffi Ahmad sebagai tamu acara. Meski begitu, panitia memastikan festival tetap digelar sesuai jadwal pada 8 November 2026 di GOR Indoor Manahan, Solo. Selain Ndarboy Genk, Bayu Skak juga memilih tidak melanjutkan keterlibatannya, dan panitia menyatakan menghormati seluruh keputusan tersebut.
GSI Youth Fest Hero Summit 2026 mengusung semangat pemuda sebagai solusi, dengan rangkaian forum inspirasi, bursa kerja, pameran UMKM, hingga festival kuliner yang terbuka gratis bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Sumber: LimaPagi, NTVNews, Solopos.