SuaraPantura.com – Indriana Eko Armaidi (29 tahun) wanita asal Desa Kaladawa, Kec. Talang, Kab. Tegal berhasil mempertahankan disertasinya bertajuk “Pengembangan Modul Matematika berbasis motif sarung goyor untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah siswa SD” pada Program Studi S3 Pendidikan Dasar FIPP Universitas Negeri Yogyakarta, Rabu, 22 Januari 2025 di Aula Lt. 3 Gedung Moh. Amien FIPP UNY.
Dengan dihadiri banyak kolega kuliah, teman kerja, keluarga, dan relasinya, Indri tampak bahagia dan lega karena perjuangannya dalam meraih gelar doktor telah terbayar dengan baik.
Indri berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan Dewan Penguji Ujian Akhir Disertasi yaitu Dr. Siti Rohmah Nurhayati, S.Pd., M.Pd. (Ketua), Dr. Herwin, M.Pd. (Sekretaris), Prof. Dr. Anik Ghufron, M.Pd. (Penguji 2), Prof. Dr. Rully Charitas Indra Prahmana, M.Pd. (Penguji 1), Prof. Dr. Heri Retnawati, M.Pd. (Promotor/Penguji), dan Prof. Dr. Puji Yanti Fauziah, M.Pd. (Kopromotor/Penguji).
Dalam presentasinya, Indri memaparkan bahwa riset yang ia angkat bertujuan untuk menunjukkan karakteristik, implementasi, kevalidan, kepraktisan dan keefektifan atas modul yang telah ia kembangkan yaitu berbasis motif sarung goyor.
Selain itu juga menunjukkan bahwa permasalahan yang sering ditemui di kabupaten Tegal adalah rendahnya kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah siswa SD.
“selain itu, diharapkan siswa sd kabupaten Tegal dan Masyarakat Tegal secara khusus dapat berbangga diri karena pada sarung goyor terkandung nilai filosofi yang indah dan tinggi yang mencerminkan masyarakat Tegal yang dinamis, berbudaya, dan religius. Serta ternyata masyarakat Tegal telah mengenal konsep matematika jauh sejak lama, terbukti pada motif geometri yang terdapat pada sarung goyor,” katanya.
Sarung goyor merupakan budaya yang dibawa oleh saudagar arab ke pesisir utara pulau jawa, namun pada sarung goyor arab hanyalah berupa kain polos yang dijahit pada bagian sampingnya hingga membentuk kurng.
Kemudian terjadi enkulturasi budaya dengan masyarakat Tegal, sehingga terwujud dalam moti sarung goyor yang khas, unik dan syarat akan nilai filosofi.
Dr. Indriana Eko Armaidi merupakan dosen matematika dasar, seorang aktivis pendidikan, peduli anak dan pemberdayaan Perempuan, serta dewan kesenian kota Tegal.
Ia dinyatakan lulus 3 tahun dengan predikat Cumlaude pada prodi S3 Pendidkan Dasar (Konsentrasi Matematika) UNY.
***