SuaraPantura.com - Salah satu warga desa Kejene Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang, Lukman Sahri (40) menemukan pohon Serut yang berukuran besar dan tergolong langka.
Pohon Serut adalah pohon yang memiliki nama latin streblus asper, ia termasuk pohon yang sudah jarang ditemui di alam bebas.
Pohon Serut merupakan Tanaman asli Asia Tenggara memiliki daun kehijauan serta batang dahan dan bonggol berwarna putih keabu-abuan dan sering menjadi primadona para kolektor Bonsai.
Terkait temuan pohon serut 'raksasa' ini Lukman Sahri menceritakan bahwa awalnya Ia yang memang sebagai kolektor Bonsai sedang mencari bonsai di kawasan hutan.
Pada saat memasuki kawasan curug Naya kemudian melihat pohon serut yang ukurannya tidak biasa.
"Pohon serut ini umumnya kecil, yang biasa digunakan sebagai tanaman bonsai. Pas nemu yang ukurannya besar akhirnya Saya bawa" ungkapnya.
Sahri mengatakan perlu waktu 5 hari untuk mengangkat pohon serut 'raksasa' ini ke permukaan untuk kemudian dibawa ke rumah koleksinya.
"Lumayan besar, jadi perlu sekitar lima hari untuk mengangkat dan memindahkan pohon serut ini ke rumah koleksi" tambahnya.
Saat ditanya apakah pohon serut langkanya itu akan dijual atau tidak, lukman sahri hanya berkomentar jika sudah ada yang mau beli seharga 5 juta.
" Sudah ada yang berminat beli seharga 5juta, namun belum Saya lepas" ungkapnya.
Pohon Serut temuan Lukman Sahri ini diperkirakan sudah berusia ratusan tahun.
Untuk posisi pohon Serut 'raksasa' kini, Kamis, 10 Februari 2022, sudah berada di rumah koleksi bonsai Lukman Sahri di Desa Kejene Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang.
***