Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Temuan Mayat Gadis Berseragam Pramuka di Sungai Pemalang : Dibanduli Batu, Namun Akhirnya Ngambang

Tim Suara Pantura 01•
Jateng Pantura

SuaraPantura.com - Penemuan mayat gadis berseragam Pramuka di Desa Blendung Kecamatan Ulujami pada Selasa, 22 Agustus 2023 menggegerkan masyarakat Pemalang.

Tidak jauh penemuan mayat tersebut, ditemukan pula  sarung yang dibanduli (dipasangi) batu.

Banyak yang menduga bahwa mayat tersebut sengaja dibunuh dan ditenggelamkan.

Salah satu dokter di RSUD M Azhari, dr. Minta menjelaskan dari hasil pemeriksaan luar mayat gadis berseragam Pramuka tersebut diketahui bahwa kemungkinan meninggal sudah lebih dari 12 jam.

Seperti diberitakan sebelumnya, misteri penemuan mayat gadis berseragam Pramuka di areal sungai tambak Desa Blendung Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang kini mulai menemukan titik terang.

Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Pemalang Sukarso pun buka suara mengenai seragam pramuka yang dikenakan mayat tersebut.

Diketahui, Gudep yang tertempel pada baju Pramuka korban tertulis 27.05.208.

Sujarso pun memadtikan bahwa pemilik Gudep 27.05.208 merupakan Gugus dari sekolah SMA Negeri 1 Petarukan.

Solo Amankan Runner-Up Porprov Jateng 2026
Baca Juga · Jateng Pantura
Solo Amankan Runner-Up Porprov Jateng 2026

Meski begitu, pihak sekolah masih melakukan pendataan terkait kesiswaan.

Awalnya, mayat tersebut sempat dikira boneka oleh warga.

Namun ternyata yang mengambang di sungai Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Pemalang tersebut adalah sesosok mayat gadis berseragam Pramuka.

Hal itu disampaikan oleh Agus, salah satu warga setempat yang sempat dilapori oleh seseorang yang menemukan mayat tersebut.

Warga pun geger atas penemuan mayat tersebut kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian.

Menurut Agus, mayat gadis berseragam Pramuka tersebut terdapat luka di beberapa bagian tubuhnya.

Tidak jauh penemuan mayat tersebut, ditemukan pula  sarung yang dibanduli (dipasangi) batu.

115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang
Baca Juga · Jateng Pantura
115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang

Banyak yang menduga bahwa mayat tersebut sengaja dibunuh dan ditenggelamkan.

Mayat tersebut pun kemudian langsung dievakuasi ke RSUD M Azhari Pemalang untuk diidentifikasi.

Sebelumnya, warga Desa Blendung Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang dihebohkan dengan penemuan mayat berseragam pramuka di sebuah sungai areal tambak Desa tersebut.

Jenazah awalnya ditemukan oleh peternak ikan di areal tambak tersebut.

Setelahnya, warga kemudian menghubungi aparat kepolisian.

Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Ulujami AKP Teguh Hadi Santoso.

Ia menjelaskan awalnya korban ditemukan oleh seorang warga yang akan memberi pakan ikan bandeng di tambak miliknya.

Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027
Baca Juga · Jateng Pantura
Dinsos Jateng Jemput Driver Ojol: Urus Adminduk Sekaligus Daftar Calon Penerima Bansos 2027

Saat melewati jalan di tepi aliran sungai, Ia kemudian melihat sesosok jenazah anak perempuan yang terapung di sungai dengan berseragam Pramuka.

Adapun ciri-ciri mayat tersebut antara lain :

- Tinggi sekitar 140 cm

- Mengenakan seragam Pramuka

- Bentuk wajah bulat

- Memakai anting

- rambut lurus

Pihak kepolisian pun menghimbau bagi warga yang merasa kehilangan anghota keluarganya dengan ciri-ciri tersebut diatas bisa segera melapor ke pihak kepolisian terdekat.

Masyarakat juga dapat segera melaporkan melalui hotline WhatsApp Polres Pemalang 085643353454.***

Tags:
#batu#mengambang#berseragam pramuka#gadis#mayat#pemalang
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…