SuaraPantura.com - Kisah sedih menyelimuti keluarga Rika Indriyeni, wanita 20 tahun yang ditemukan tewas di saluran sungai tambak areal Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang.
Rika diketahui pergi meninggalkan rumah pada Minggu, 20 Agustus malam hari sekitar pukul 21.00 WIB.
Rika Indriyeni merupakan warga Dukuh Gombong RT 02/8, Desa Bulakpelem Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan .
Ia tak berpamitan dengan keluarga, setelahnya saat dihubungi oleh keluarga atau orang tua, Nomor telpon milik Rika indriyeni terhubung tapi tidak merespon.
Pihak keluarga kemudian berusaha mencari Rika ke beberapa tempat dan teman-temannya namun tak membuahkan hasil.
Sampai kemudian keluarga mendapatkan berita ada penemuan mayat berseragam Pramuka di Pemalang.
Meskipun Rika Indriyeni bukan pelajar, penemuan mayat tersebut mendorong pihak keluarga tetap mendatangi kamar jenazah di RSUD dr M Azhari untuk mengidentifikasi.
Diketahui, Rika Indriyeni merupakan pegawai RM Padang yang berlokasi tak jauh dari rumahnya.
Betapa kagetnya kakak korban saat mendapati ciri-ciri mayat tersebut identik dengan adiknya.
Kakak korban, Kusmiati menuturkan meskipun wajah korban sulit dikenali namun dari anatomi jari tangan dan kaki serta barang bawaan korban, Ia meyakini bahwa mayat tersebut adalah adiknya yang bernama Rika Indriyani.
Kusmiati beberapa kali keluar masuk kamar jenazah dan memastikan bahwa itu memang benar adiknya.
Pihak keluarga sendiri merasa heran tatkala sang adik ditemukan dalam kondisi mengenakan seragam Pramuka padahal sang adik sudah tidak sekolah.
Motor dengan nomor polisi G 4266 AQB, uang dan tas korban yang berisi identitas yang dibawa korban pun raib.
Saat ini jenazah korban sudah dikebumikan, dan hingga Rabu, 23 Agustus 2023 Polres Pemalang belum merilis keterangan resmi berkaitan dengan kasus mayat berseragam Pramuka tersebut.***